Banser Jakarta Gelar Diklat Antisipasi Banjir
NU Online · Senin, 24 Desember 2007 | 14:01 WIB
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) DKI Jakarta terus berbenah. Menghadapi perayaan Hari Raya Natal 2007 dan Tahun Baru serta mengantisipasi datangnya banjir tahunan di Ibukota, Banser DKI Jakarta menggelar Pendidikan dan Pelatihan Kader Banser, di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 21-24 Desember.
Komandan Satuan Koordinator Wilayah Banser DKI Jakarta, Avianto Muhtadi, mengatakan, penyelenggaran Diklat itu merupakan bentuk respon terhadap berbagai masalah keamanan yang terjadi di Ibukota, terutama masalah banjir yang menjadi musibah tahunan.<>
”Diklat ini, selain untuk menghadapi pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru, juga untuk bersiap-siap menghadapi banjir Jakarta,” ungkap Avianto di sela-sela Diklat Banser di Bumi Perkemahan Cibubur, Sabtu (22/12) lalu.
Dalam acara itu, para peserta dilatih dengan disiplin tinggi agar ke depan semakin terampil dan berdaya guna. ”Dalam Diklat ini juga ada pemantapan SAR banser DKI Jakarta dalam menghadapi banjir. Jadi, seringnya Jakarta dilanda bencana Banjir menjadi perhatian kami. Ini untuk meminimalisir jatuhnya korban banjir yang besar,” tuturnya.
Ia menjelaskan, agar Diklat tersebut berjalan maksimal, pihaknya menggandeng sejumlah kalangan, antara lain, Brimob, PMI Pusat, Basarnas dan pendekar dari Pagar Nusa.
”Kali ini, kita mangajak Brimob sebagai pelatih. Selain itu, kita juga menggandeng PMI Pusat dan Basarnas. Untuk palatih kanuragan kita ambil dari Pagar Nusa. Kami harap Diklat ini menghasilkan kader Banser yang berkualitas,” katanya.
Soal materi, Avianto mengatakan, pihaknya memperbanyak simulasi, antara lain, simulasi SAR darat dan air, evakuai korban, pertolongan pertama gawat darurat dan PAM Dalmas untuk pengendalian massa. ”Selain itu, peserta juga diajari sandi-sandi untuk mencegah penyusupan atau menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. (rif)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua