Makassar, NU Online
Peringatan Tahun Baru Islam dengan Pawai Muharram yang dilakukan oleh Pesantren Se-Utara Makassar yang dimulai di pesantren MDIA Bontoala (Jl. Lamuru No. 65) mendapatkan pengawalan dari Banser Ansor Makassar, Rabu (14/10).
<>
Kepala Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Ansor Makassar, Haryono memimpin langsung pengamanan pawai tersebut.
Di depan puluhan pasukannya yang berpakaian lengkap, Ono sapaan akrab Haryono memberikan instruksi agar pasukannya betul-betul mengatur dan mengamankan kegiatan tersebut.
"Kita harus menyukseskan kegiatan ini sebagai wujud kecintaan kita terhadap kiai dan pesantren, kita harus memastikan kegiatan ini berjalan aman dan lancar," tegas Mahasiswa Hukum Pascasarjana UMI ini.
Sementara itu untuk memperingati pergantian tahun Hijriyah, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Mataram berkumpul membaca doa akhir tahun menjelang Magrib kemudian dilanjutkan dengan shalat Magrib berjamaah lalu dilanjutkan dengan pembacaan doa awal tahun.
Setelah dilanjutkan dengan Yasinan bersama hingga diskusi. Keigiatan ini di berikan tema "Alhamdulillah... 1436 H dan Bismillah...1437 H".
"Kegiatan ini sebagai wujud pelestarian budaya dan tradisi Islam Ahlussunah wal Jamaah," kata Hasan Basri Ketua Ansor Mataram di Aula Kantor PWNU NTB Jl Pendidikan No 6 Mataram (15/10).
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa Ansor memiliki dua agenda besar dalam waktu dekat yaitu agenda internal dan eksternal.
Agenda internal menurut Hasan akan dilaksanakannya Konferwil ke VII GP Ansor NTB, prakongres di Surabaya dan kongres di Yogyakarta pada bulan November mendatang.
Sedangkan secara internal lanjutnya mantan aktivis PP IPNU ini, Ansor Mataram akan menyambut hari Santri (22 Oktober) dan tanggal 28 Oktober akan menyambut hari Sumpah Pemuda dan gelar doa lintas agama.
Sementara itu Suaeb Qury Ketua PW GP Ansor NTB berharap agar semua banom NU bersinergi dalam berkegiatan "Semua banom seperti IPNU-IPPNU Fatayat dan lainnya termasuk PMII juga harus senergi dengan Ansor," katanya.
Lebih lanjut Ketum PMII Mataram tahun 2000-2001 ini menyebutkan bahwa generasi Ansor ke depan adalah IPNU-IPPNU maupun PMII saat ini.
Puluhan pimpinan Ansor dan banom lainnya tampak serius mengikuti agenda satu kali setahun ini. (Rahman Hasanuddin/Hadi/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
6
KH Afifuddin Muhajir: Mekanisme Pemilihan Pemimpin, Apakah Harga Mati atau Beradaptasi?
Terkini
Lihat Semua