Dituntut Ansor, Dinas Pendidikan Gresik Surati Menteri
NU Online · Kamis, 13 Desember 2012 | 05:09 WIB
Gresik, NU Online
Dinas Pendidikan (Disdik) Gresik mereaksi tuntutan pengurus Gerakan Pemuda Ansor Gresik yang menuntut mencabutan lembar kerja siswa (LKS) yang melecehkan mantan Presiden RI ke Abdurahman Wahid (Gus Dur).<>
Disdik Gresik mengirim surat ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) M.Nuh. Dalam suratnya bernomor 421/7980/437.53.3/2012 tertanggal 12 Desember 2012 itu dijelaskan, bila Disdik Gresik meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh memberikan sanksi kepada CV Hayati Tumbuh Subur yang menerbitkan LKS Sejarah.
Sanksi ini dilakukan karena dalam LKS tersebut ada kalimat yang melecehkan Gus Dur terlibat kasus korupsi. "Kami sudah mengirim surat resmi ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atas dasar tuntutan pengurus GP Ansor Gresik, Banser dan warga Nahdliyyin Kabupaten Gresik," kata Plt Dinas Pendidikan (Disdik) Gresik M.Nadlif, Rabu (12/12) kemarin.
M.Nadlif menambahkan, selain sanksi pihaknya juga meminta ada black list. Sebab, CV Hayati Tumbuh Subur itu jelas mencemarkan nama baik Gus Dur.
Seperti diwartakan Selasa (11/12), puluhan anggota Gerakan Pemuda Ansor Gresik membakar LKS (lembar kerja siswa) Sejarah yang menuduh KH.Abdurahman Wahid terlibat korupsi.
Pembakaran di depan Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Arief Rahman Hakim menandai permintaan black list penerbit, CV Hayati Tumbuh Subur di seluruh Indonesia.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Sumber : beritajatim.com
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim
2
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah Mengendalikan Amarah
3
PBNU Siapkan Peluncuran Sa'adatuna, Ekosistem Digital Penghubung Warga NU hingga Akar Rumput
4
Innalillahi, Putra Bungsu KH Wahab Chasbullah Wafat
5
Khutbah Jumat: Adab Bertamu dalam Islam, Wujud Akhlak Seorang Muslim
6
Meski Diancam AS, Anwar Ibrahim Tetap Larang Warga Israel Masuk Malaysia
Terkini
Lihat Semua