Fatayat NU Bogor Adakan Pelatihan Produksi Makanan Ringan
NU Online · Kamis, 5 November 2020 | 06:30 WIB
Bogor, NU Online
Sebagai upaya membekali perempuan-perempuan mandiri berwirausaha Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bogor menggelar Pelatihan Produksi Makanan Kering. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Yayasan Visi Nusantara, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (5/11).
Ketua Fatayat NU Kabupaten Bogor, Tri Niat Maulani mengatakan kegiatan pelatihan ini diikuti perwakilan pengurus dari 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC). Pihaknya mengapresiasi semangat anggota Fatayat yang hadir pada pelatihan kali ini.
Para peserta dibekali kemahiran dalam mengolah bahan-bahan menjadi kue kering. Hasilnya agar layak untuk dipasarkan, baik secara offline maupun online. Sebab saat ini, pemasaran produk bisa memanfaatkan berbagai media sosial (medsos).
Setelah pelatihan itu, diharapkan peserta dapat terampil membuat cemilan sebagai upaya mendukung setiap usaha ekonomi keluarga yang dijalankan dan mampu mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi.
"Saya yakin, semua yang ada di sini meskipun baru mengikuti pelatihan wirausaha, tapi sudah menjadi wirausahawan semua," ujar perempuan yang juga pengurus Himpaudi Kabupaten Bogor itu.
Dikatakan, kegiatan pelatihan kali ini merupakan upaya pembekalan penciptaan wirausaha baru melalui pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri (TKM).
"Saya bersyukur Fatayat Kabupaten Bogor bisa bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) untuk mengembangkan perempuan produktif lebih berdaya dengan berwirausaha," ujarnya.
Diharapkan usai pelatihan ini, bagi peserta yang belum berwirausaha bisa merintis usaha, sementara yang sudah memiliki usaha bisa lebih mengembangkannya.
Acara yang digelar sederhana ini dihadiri oleh perwakilan Pengurus Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU, perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor serta dari Dinas Ketenagakerjaan.
Kontributor: Nidhomatum MR
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua