Prof Gunaryo: Jadikan ISRL 2020 Bursa Ide dan Wahana Berjejaring
NU Online · Selasa, 3 November 2020 | 16:59 WIB
Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Achmad Gunaryo. (Foto: NU Online/Kendy)
Ali Musthofa Asrori
Kontributor
Bogor, NU Online
Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Kementerian Agama Achmad Gunaryo mengatakan, gelaran International Symposium on Religious Life (ISRL) 2020 yang dihelat di Cisarua Puncak Bogor merupakan bursa ide dan gagasan sekaligus wahana berjejaring.
“Acara ini jadi ajang bertukar pemikiran, dan upaya menjaring sejumlah masukan untuk bahan kebijakan. Mudah-mudahan tercapai," ujarnya saat memberi sambutan pada pembukaan simposium internasional bertema Kehidupan Beragama, Etika, dan Martabat Manusia di Era Disrupsi.
Melalui video conference yang ditayangkan langsung dari kantornya di bilangan Thamrin Jakarta, Selasa (3/11), Kaban menyebut ISRL yang digelar ketiga kalinya ini akan menyoroti peran agama dan etika di era disruptif.
“Era ini disinyalir telah mengikis nilai-nilai kemanusiaan dan martabat manusia," ujar Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang ini.
Gunaryo menambahkan, simposium ini mengundang sejumlah narasumber dari 12 negara, yakni Amerika Serikat, Australia, Belanda, Bulgaria, Iran, Malaysia, Pakistan, Thailand, Singapura, Swiss, Vietnam, dan Indonesia sendiri.
"Rangkaian acara empat hari ini cukup padat dan bervariasi. Setelah pembukaan ini, misalnya, ada 3 plenary sessions yang menghadirkan para profesor baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Jadi, ada special panel untuk berbagai topik,” ujarnya.
“Lalu, dilanjutkan 20 panel paralel sessions yang akan memaparkan 121 paper yang terseleksi dari ratusan paper yang masuk pada Call for Paper ISRL beberapa bulan lalu. Sungguh ini acara yang mengasyikkan untuk kita nikmati," sambung Kaban.
ISRL 2020 yang diinisiasi Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan (BALK) Balitbang Diklat ini akan dihadiri baik secara luring maupun daring oleh kurang lebih 700 pendaftar, dari dalam negeri dan mancanegara.
Program dua tahunan ini merupakan kerja sama Puslitbang BALK dengan Asosiasi Peneliti Agama Indonesia (APAI), Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS-UGM), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Pewarta: Musthofa Asrori
Editor: Aryudi A Razaq
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua