Jember, NU Online
PC Fatayat NU Jember cukup kreatif untuk menghalau gerakan radikal. Salah satunya dengan menggelar Festival Al-Banjari dan Lomba Desain Poster Perempuan Tanggap Radikalisme. Kedua lomba yang digelar untuk memperingati Harlah Ke-69 Fatayat NU tersebut, dilaksanakan di aula dan teras aula PCNU Jember, Kamis (28/4).
Menurut Ketua PC Fatayat NU Jember, Rahmah Sa’idah, lomba tersebut sebagai sosialisasi anti gerakan radikal. Dengan demikian, ‘kebencian’ terhadap gerakan radikal, diharapkan akan tertanam lebih dalam di hati masyarakat.
“Kalau sosialisasi lewat pidato dan ceramah sudah. Ini lewat lomba, lain” jelasnya kepada NU Online.
Setiap peserta Festival Al-Banjari, diwajibkan membawakan satu lagu wajib dan satu lagu bebas. Lagu wajibnya adalah sholawat jender. Sedangkan lagu bebas terserah peserta. Tapi liriknya harus anti radikalisme.
Lomba Desain Poster Perempuan Tanggap Radikalisme, berisi saran atau pendapat bagaimana mengatasi radikalisme. Poster-poster dengan lebar setengah meter dan panjang 1 meter itu dipajang di teras aula kantor PCNU Jember.
“Kami (PC Fatayat NU) sudah turba ke semua PAC (Pengurus Anak Cabang) Fatayat, sejak November 2018 hingga Februari 2019. Salah satu materinya adalah soal gerakan radikalisme. Jadi desain poster ini, kita ingin lihat bagaimana respon mereka setelah kita turba,” urai Rahmah.
Setelah diadakan penilaian, pemenang Festival Al-Banjari adalah PAC Ambulu, Tanggul dan Jenggawah. Sedangkan pemenang Lomba Desain Poster Perempuan Tanggap Radikalisme adalah PAC Tangul, Ambulu, dan Jenggawah. Masing-masing sebagai juara 1,2 dan 3. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
2
Qadha Puasa Ramadhan di Hari Tarwiyah dan Arafah, Tetap Dapat Pahala Puasa Sunnah?
3
Lafal Niat Puasa Tarwiyah Malam Ini dan Keutamaan Melaksanakannya
4
Sumatra Blackout: Dari Aceh hingga Lampung, Aktivitas Warga Lumpuh
5
NU Care LAZISNU Perkuat Program Ekonomi UMKM di Pringsewu Lampung
6
Alih Fungsi Lahan hingga Konflik Agraria Membayangi 10 Tahun Perjanjian Paris di Pulau Jawa
Terkini
Lihat Semua