GP Ansor Temanggung Latih Kader Tanggulangi Bencana
NU Online · Rabu, 19 Februari 2014 | 01:17 WIB
Temanggung, NU Online
Satuan Koordinator Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar pelatihan kader yang difokuskan untuk penanganan bencana, awal pekan ini (17/2), di Desa Kerokan, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung.
<>
“Kami harus aktif mengambil peran untuk penanganan agar keberadaan kami bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Temanggung Yami Blumut.
Yami mengatakan, fungsi penting Banser antara lain melakukan fungsi sosial dengan mendarmabaktikan kemampuannya untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya dilakukan dengan aktif melakukan kegiatan kemanusiaan. “Kader kami siap untuk diterjunkan menangani bencana,” terangnya.
Selain menolak ratifikasi konvensi pengendalian tembakau (FCTC), GP Ansor Temanggung juga mengaku sedang terus memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup, khususnya dengan menolak penggalian pasir di seluruh wilayah Temanggung. “Termasuk langkah pencegahan kami lakukan,” ujar pria yang anggota KPU Temanggung ini.
Menurut Yami, sudah sepatutnya pemuda NU terlibat dalam seluruh proses pembangunan dan dan penyelesaian permasalahan hidup di masyarakat. “Bukan untuk meresahkan mereka, tetapi untuk melindungi mereka, karena kita adalah bagian dari mereka,” imbuhnya.
Keprihatinan terhadap bencana yang secara beruntun terjadi di Temanggung juga dimiliki ormas atau komunitas lain. Di samping mengumpulkan donasi, mereka juga menerjunkan para relawan yang mereka miliki.
Sekretaris Gusdurian Kabupaten Temanggung Rozakul Yazid menambahkan, penanggulangan bencana telah dilakukan kelompok ini dengan melakukan aksi penggalangan dana untuk korban Gunung Kelud dan pembersihan abu di sekitar kawasan umum. “Kami masih pemula, tetapi kami memiliki tekad yang kuat untuk membantu sesama,” katanya.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Temanggung, Edi Sumiharto mengatakan, kelompoknya telah melatih secara khusus para anggota untuk penanganan bencana. Dalam beberapa kejadian terakhir, organisasi sayap Muhammadiyah ini telah mengirimkan relawannya untuk penanggulangan bencana. (Zahrotien/Mahbib)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua