Semarang, NU Online
Mutakhorrijin Qudsiyah Semarang (Maqdis) Foundation bekerjasama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengadakan sosialisasi “Portal Rumah Belajar dan Pemanfaatan Internet Sehat”.
<>
Kegiatan berlangsung di gedung perpustakaan lantai dua Institut Agama Islam Negeri Walisongo Sabtu (5/4) ini dihadiri perwakilan guru se-kota Semarang dan mahasiswa.
Ketua Maqdis, M. Rikza Chamami menyatakan, terdapat perbedaan mencolok pembelajaran dari waktu ke waktu. Sekarang, proses pembelajaran tidak konvensional, menggunakan kapur dan papan tulis belaka.
Sekarang, materi disampaikan bisa menggunkan animasi, gambar, tabel dan seterusnya. “Bingkai teknologi membantu dalam menyampaikan materi,” katanya.
Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) kota Semarang ini berpendapat, forum seperti ini bermanfaat secara akademik, baik untuk guru, praktisi pendidikan dan mahasiswa calon guru.
Ia menambahkan, guru keren mampu menyampaikan materi pelajaran dengan baik serta memanfaatkan teknologi. Penyampaian menarik, atraktif, dan komunikatif akan memudahkan siswa menangkap materi guru.
“Akan nampak berbeda guru yang memiliki kemampuan mengakses teknologi dengan yang tidak,” lanjutnya.
Hadir sebagai narasumber R. Hastomo dan Hasan Habibie dari Pustekkom dan Maya Rini Handayani dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo membahas etika dan hukum dunia maya sebagai bagian materi Pemanfaatan Internet Sehat. (Mukhmad Zulfa/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
Terkini
Lihat Semua