Jombang, NU Online
Panitia Daerah Muktamar ke-33 NU, Sabtu (17/10) malam secara resmi dibubarkan. Pembubaran dilakukan di pendopo kabupaten Jombang. Dan dilanjutkan nonton bareng pagelaran Wayang Kulit dengan dalang Ki Entus Susmono asal Tegal Jawa Tengah.
<>
Ketua Panitia Daerah Syaifullah Yusuf yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan, bahwa Muktamar ke-33 NU di Jombang berjalan sukses.
"Kita sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan juga aparat kepolisian dan TNI sehingga pelaksanaan muktamar sukses," ujarnya mengatakan.
Gus ipul biasa dipanggil juga menyampaikan pihaknya siap untuk digugat oleh pihak yang tidak puas atas hasil Muktamar NU di Jombang. "Panitia siap menghadapi gugatan, panita punya bukti bukti usulan sistem Ahwa baik tulisan maupun rekaman video sejak mulai pendaftaran," tandanya menambahkan.
Halim Iskandar salah satu tim pengarah panda Muktamar menambahkan panitia masih menyisakan dana minus sebesar Rp 2,2 miliar.
Sementara itu, Bupati Jombang Nyono Suharli mengatakan Muktamar yang digelar di Jombang 1-5 agutus lalu membawa berkah bagi masyarakat. Mulai Pedagang Kaki Lima (PKL), abang becak hingga masyarkat sekitar alun alun."Banyak rumah warga disewa untuk para muktamirin. Bahkan harganya ada yang mencapai 20- 25 juta per rumah," ujarnya.
Berkah Muktamar NU juga dirasakan hingga sekarang, yakni berkat doa para ulama yang datang dari seluruh penjuru Nusantara pertanian di Jombang panen bagus.
"Panen tebu dan juga semangka melimbah dengan harga bagus. Bahkan ada PKL yang saat muktamar omsetnya melimpah langsung memberikan santunan kepada anak yatim," pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
6
KH Afifuddin Muhajir: Mekanisme Pemilihan Pemimpin, Apakah Harga Mati atau Beradaptasi?
Terkini
Lihat Semua