Ikhtiar Muslimat NU Se-Madura Tingkatkan Kesejahteraan Anggota
NU Online · Sabtu, 30 November 2019 | 07:15 WIB
Sebagai langkah pengembangan ekonomi umat di kawasan Madura, Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur melalui koperasi An-Nisa melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) Area Pamekasan. Kegiatan digelar di aula Hotel Panglima Jl. Panglima Sudirman, Sampang, Jumat ( 29/11).
Penandatangan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Ketua Konsumen Koperasi An-Nisa di masing-masing empat kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Acara disaksikan Ketua Konsumen Koperasi An-Nisa PW Muslimat NU Jawa Timur, Hj Yayuk Wahyunengse dan Muhammad Efendi, Deputi PT Pegadaian area Pamekasan.
Penandatangan perjanjian ini sebagai tindaklanjut dari yang telah dilakukan Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU dalam rangka melayani pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat. Serta menjadikan koperasi An-nisa di Madura sebagai agen dalam pemberdayaan ekonomi.
Hj Yayuk Wahyunengse mengatakan, kerja sama antara kopreasi An-Nisa dengan pegadaian ini sengaja diawali di pulau Madura, sebagai roll mode untuk kemudian dikembangkan di daerah lain.
Menurut Ketua Bidang Ekonomi dan Koperasi PW Muslimat NU Jawa Timur ini, memilih koperasi An-Nisa sebagai awal bentuk kerja sama karena Madura sangat startegis dalam pengembangan ekonomi. Dan masyarakatnya memiliki ciri khas kuat dalam beragama. Hal tersebut dapat dibuktikan antara lain lebih memikirkan menunaikan rukun Islam kelima. Dan itu sesuai dengan apa yang telah dikerja samakan dengan pihak pegadaian.
Editor: Ibnu Nawawi
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua