IPNU Adakan Seminar Nasionalisme Ekonomi Ditengah Pasar Bebas
NU Online · Selasa, 28 September 2004 | 13:32 WIB
Surabaya, NU Online
PW IPNU Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Timur mengadakan Lokakarya yang bertema “Nasionalisme Ekonomi Ditengah Pasar Bebas” bertempat di gedung Pusat Pelatihan & Promosi Ekspor Daerah Jawa Timur pada 28 September 2004.
Ketua PWNU Jawa Timur KH Ali Maschan Moesa menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan “ijtihad” yang patut dihargai sebagai upaya untuk memberdayakan potensi seluruh komponen masyarakat menuju terciptanya bangsa yang bermartabat, adil, makmur dan sejahtera.
<>Sementara itu pakar pendidikan dari Universitas Petra Surabaya Dr. Anita Lie nyatakan bahwa faktor pendidikan adalah dasar yang patut dikedepankan dalam mendidik masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri. “Pendidikan akan membentuk perilaku masyarakat, khususnya untuk menciptakan generasi penerus yang mencintai produk dalam negeri dan tidak konsumtif,” ungkapnya.
Nara Sumber yang hadir adalah adalah DR. A. Fathoni Rodli (Staf Ahli DPR RI Bidang Pendidikan) mengusung tema “Membangun Kecintaan Produk Dalam Negeri Melalui Dunia Pendidikan”, Drs. Rasiyo, M.Si. (Kakandiknas Propinsi Jawa Timur) mengurai masalah “Membangun Sikap dan Perilaku Cinta Terhadap Produk Dalam Negeri Melalui Pendidikan Sekolah” , Dr. Anita Lie, (Pakar Pendidikan di Surabaya) menyoal tentang “Strategi Internalisasi Nilai-nilai Nasionalisme Ekonomi Melalui Pedidikan” serta Budi Santoso (Pelaku Ekonomi) membeberkan masalah “Masyarakat Indonesia yang Konsumtif”.
Kontributor : Paryono
Terpopuler
1
Khutbah Shalat Istisqa: Memohon Hujan, Ampunan, dan Rahmat Allah
2
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove untuk Perkuat Pencegahan Karhutla
3
Hukum Mengisi Absensi Teman yang Tidak Masuk Kerja
4
Hukum Shalat di Atas Sajadah Bergambar dan Berwarna Mencolok
5
Indonesia dan Sejumlah Negara Walk Out Saat Netanyahu Naik Mimbar Majelis Umum PBB
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Ngarep-arep Tumurune Udan kelawan Nyuwun Pangapuran lan Tetulungan
Terkini
Lihat Semua