Jepara, NU Online
Menjelang datangnya Ramadan 1432 H siswa-siswi di lingkungan Yayasan Walisongo Pecangaan, Sabtu (30/7) menziarahi makam masyayih. Masyayih yang diziarahi oleh peserta didik dari MTs, SMP, MA, SMA, SMK Walisongo adalah KH Asmawi Mukmin, KH Mahfud Asmawi, KH Shohibul Munir dan KH Ahmad Asyari Sajid.
Para siswa didampingi dewan guru mengikuti ziarah di makam Sirandu desa Pecangaan Kulon dengan penuh khidmah. “Alhamdulillah, siswa-siswi bisa mengikuti jalannya ziarah dengan khidmah,” kata Irbab Aulia Amri, S.Pd, salah satu guru di lingkungan Yayasan Walisongo Pecangaan.
<>
Sementara itu, Drs Rohmadi AF, kepala MA Walisongo mengungkapkan ziarah ke makam masyayih merupakan tradisi rutin yang dilaksanakan sebelum datangnya Ramadan. Untuk pelaksanaanya, tambahnya memang dilaksanakan secara serentak di semua unit Yayasan Walisongo.
“Ziarah ke makam masyayih adalah tradisi rutin yang diselenggarakan secara bersama-bersama di lingkungan Yayasan Walisongo Pecangaan,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, adapun doa-doa yang dibaca saat berziarah berupa pembacaan yasin maupun tahlil. “Dengan bacaan-bacaan tersebut merupakan bentuk balas jasa dengan para masyayih yang telah mendahului,” tuturnya. Ia berharap dengan bacaan-bacaan tersebut Allah SWT senantiasa menempatkan mereka pada raudlatan min riyadil jinan.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Syaiful Mustaqim
Terpopuler
1
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
2
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
5
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
6
PBNU Segera Alihkan Saham Perusahaan Pengelola Tambang kepada Perkumpulan NU
Terkini
Lihat Semua