Kalsel Prioritaskan Anggaran Pendidikan Ponpes dan Madrasah
NU Online · Senin, 27 September 2004 | 02:53 WIB
Banjarmasin, NU Online
Gubernur Kalimantan Selatan, H.M.Sjachriel Darham menyatakan, mulai tahun 2005 pihaknya memprioritaskan anggaran pembangunan pendidikan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) dan madrasah.
"Kita memberi prioritas membangun sumber daya manusia (SDM) di Ponpes dan Madrasah, melalui anggaran sebesar 30 persen dari APBD tahun 2005," ujarnya di Barabai, 165 Km dari Banjarmasin, seperti dilaporkan, Senin.
<>Pernyataan orang nomor satu di jajaran Pemerintah propinsi (Pemprop) Kalsel itu seusai silaturrahmi dengan pimpinan dan pengasuh Ponpes "Nurul Muhibbin" Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Menurut dia, selama ini Ponpes dan madrasah yang juga membantu pemerintah dalam menyiapkan SDM berkualitas berkembang dengan swadaya masyarakat, sedangkan lembaga pendidikan umum banyak mendapat bantuan pemerintah.
Selama ini lembaga pendidikan yang mampu melahirkan SDM berkualitas serta berakhlakul karimah itu seolah-olah terabaikan dan mereka berjuang susah payah untuk mendidik anak didiknya.
Karena itu, lanjutnya, wajar mulai sekarang pemerintah memperhatikan lembaga pendidikan keagamaan itu sebagai wujud kepedulian terhadap usaha masyarakat dalam membantu mencerdaskan bangsa.
Dia mengatakan, dengan anggaran pendidikan yang memadai, diharapkan Ponpes dan madrasah di Kalsel nantinya menghasilkan lulusan yang unggul sektor keagamaan dan ahli pengetahuan lain.
"Saya berharap nantinya lulusan Ponpes dan Madrasah melahirkan SDM unggul keagamaan dan ahli pengetahuan umum dan mereka siap terjun ke masyarakat," ujarnya didampingi Bupati HST, Drs.H.Saiful Rasyid.
Dia berharap, santri yang kini belajar di Ponpes dan madrasah hendaknya belajar sungguh-sungguh, disiplin dan menghormati guru/ustazh yang memberikan ilmu pengetahuan baik agama maupun pengetahuan umum.(an/mkf)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua