Kemenag Karanganyar Ajak Masyarakat Waspada Propaganda Penolakan Syi'ah
NU Online · Ahad, 28 Februari 2016 | 20:02 WIB
Maraknya aksi penolakan terhadap Syiah di Kabupaten Karanganyar oleh kelompok tertentu baik melalui spanduk, brosur, dan kardus nasi kotak ini menjadi perhatian oleh Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar. Pihak Kemenag setempat berjanji akan terus memantau propaganda tersebut.
Demikian imbauan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Musta'in Ahmad di hadapan Kepala Madrasah Ibtidaiyah (Kamad MI) se-Karanganyar di MI Nangsri Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (27/2).
"Isu penolakan Syiah yang akhir-akhir ini gencar oleh kelompok tertentu perlu diwaspadai dan ini dapat meresahkan masyarakat Karanganyar yang selama ini kondusif dengan keberagaman,” kata Musta`in.
Untuk itu, Kamad yang juga tokoh di lingkungan madrasah dan masyarakat harus hati-hati dalam menyikapinya. Jangan sampai ikut-ikutan apalagi mengatakan Syiah itu bukan Islam.
"Kita tidak boleh mudah menuduh Syiah itu bukan Islam karena tuduhan itu kembali pada diri kita," kata Musta‘in.
Orang Syiah masih melakukan ibadah haji. Sebagaimana dimaklum bahwa dua tanah haram, Mekah dan Madinah tidak boleh dimasuki kecuali oleh orang Islam. Negara Iran sendiri yang notabene pemerintahnya Syiah merupakan anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).
Musta'in yang juga a‘wan PCNU Karanganyar berpesan agar para Kamad yang sekaligus mubaligh menjadi corong untuk menyebarkan Islam damai, penuh kasih sayang, yang rahmatan lil alamin. “Jangan mudah menyalah-salahkan dan mudah mengafir-kafirkan,” katanya. (Ahmad Rasyidi/Alhafiz K)
Terpopuler
1
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Siswa SD Meninggal Dunia Usai Tiru Tren Freestyle, KPAI Minta Industri Game Terapkan Kontrol Ketat Konten Berbahaya
4
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
5
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
6
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
Terkini
Lihat Semua