Daerah

Abd Wahab, Romli di Munas-Konbes NU 2026 Ingin Cari Berkah dan Tabarukan kepada Masyayikh

NU Online  Ā·  Rabu, 24 Juni 2026 | 07:00 WIB

Abd Wahab, Romli di Munas-Konbes NU 2026 Ingin Cari Berkah dan Tabarukan kepada Masyayikh

Abd Wahab, salah satu jamaah kategori rombongan lillah yang hadiri penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan Selasa (23/6/2026) (Foto : NO/Boy Ardiansyah)

Bangkalan, NU Online

Di berbagaiĀ kegiatanĀ NahdlatulĀ UlamaĀ banyakĀ jamaahĀ atauĀ wargaĀ NU yangĀ hadirĀ inginĀ memeriahkanĀ danĀ mencariĀ keberkahan. SepertiĀ padaĀ penutupan Masyawarah Alim Ulama (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 yang berlangsung di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan, Selasa (23/07/2026).

 

PenutupanĀ Munas-KonbesĀ NU ituĀ dihadiri oleh Presiden Indonesia, H Prabowo SubiantoĀ sertaĀ sejumlahĀ tokohĀ dan sekitarĀ 1.500 undanganĀ dimulaiĀ pukul 14.00 WIB.​​​​​​Abd WahabĀ adalahĀ salah satuĀ dariĀ rombongan lllah (romli) yang hadir untuk tabarukan Masyayikh NU di penutupan Munas-KonbesĀ NU hari itu.

 

"Saya jarang ikut kegiatan NU di Kacamatan Budung Bangkalan. Tapi sebagai warga Madur saya jelas NU," katanya kepada NU Online di belakangĀ panggungĀ utamaĀ penutupanĀ acara.


Ia menceritakan niatnya tak lain yang paling utama adalah untuk mencari barakah kepada para kiai NU yang hadir. Menurutnya pada acara Munas dan Konbes NU ini akan dihadiri oleh para kiai se-Indonesia.


"Jarangkan acara yang dihari kiai se-Indonesia. Sebagai santri saya ingin mencari barakah, bertabaruk kepada mereka. Mumpung acaranya di Bangkalan," tuturnya.Ā 


Selain itu, dengan mengendari motor dari kecamatan paling ujung Kabupaten Bangkalan, Abd Wahab Ā juga ingin bertemu Presiden H Prabowo Subianto karena selama ini ia hanya bisa melihat dari TV.Ā 

 

"Meski tidak aktif di pengurus NU, latar belakang saya NU. Karena saya nyantri di Pesantren Nurul Cholil Bangkalan mulai tahun 1994 - 2026," terangnya.Ā 

 

Abd Wahab menceritakan dirinya juga sering mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sejak tahun 1999 di Malang. Ia juga pernah mengajar shalawat di Pesantren Nurul Cholil Bangkalan.Ā 


"Senang Bangkalan jadi tempat penutupan Munas dan Konbes NU 2026. Terlebih dihadiri oleh Presiden," pungkasnya.

 

PadaĀ penutupanĀ tersebut,Ā Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengajak umat Islam mendoakan para pemimpin sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kemaslahatan bersama. Menurutnya, doa untuk pemimpin yang amanah dan bersungguh-sungguh memperjuangkan rakyat akan membawa manfaat luas bagi masyarakat.

 

Presiden Prabowo Subianto menilai para kiai dan ulama Nahdlatul Ulama merupakan tokoh yang paling dekat dengan rakyat sehingga memahami persoalan yang mereka hadapi.

 

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 menjadi agenda strategis menuju Muktamar Ke-35 NU pada Agustus 2026 yangĀ lokasinyaĀ akanĀ dimusyawarahkan bersama. GusĀ Yahay menegaskan komitmen NU untuk terus menjaga bangsa, negara, dan kemaslahatan umat.


Penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 disertaiĀ doa yang dipanjatkan oleh KH Anwar Iskandar.
Ā 


Ā 

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang