Kerudung Beragam Jenis Diminati Perempuan
NU Online Ā· Sabtu, 28 Juli 2012 | 01:13 WIB
Jepara, NU Online
Meski Ramadhan baru berlangsung sepekan, penjual kerudung menjadi rujukan perempuan muslimah. Jenisnya cukup beragam. Sebut saja Paris, Syahrini, Pasminah, Asereje, Ayu Ting-ting, Cocor Bebek, Rabbani, Tsunami dan masih banyak lagi.Ā <>
Beragam jenis kerudung yang dijual antara Rp.8.500-25.000 tersebut laris manis. Seperti toko milik Hj Sumari di desa Margoyoso kecamatan Kalinyamatan. Dalam sehari dagangannya laku sekitar 5-15 buah.Ā
āAlhamdulillah sehari kerudung yang laku 5-15 buah,ā kata Sumari pemilik toko alat konfeksi yang berada di desa Margoyoso RT.01 RW.02.Ā
Pembeli berasal dari berbagai kecamatan semisal Nalumsari, Mayong, Welahan, Kalinyamatan, Pecangaan, Batealit, Pakis Aji, Bangsri dan sekitarnya.Ā
Untuk menyiasati berganti-ganti jenis, ia sering meng-update kerudungnya dengan membeli grosiran dari Kudus.
āPembeli biasanya mencari model terbaru. Untuk itu saya sering kulakan ketika ada model baru biar tidak ketinggalan dengan toko-toko lain apalagi yang bertaraf gedhe,ā paparnya.Ā
Puncaknya, kerudung semakin dicari tambah Ibu dengan 5 anak ketika akan mendekati hari raya Idul Fitri. Hal itu, berkaitan dengan kebutuhan modis perempuan.Ā
Di rumahnya RT.02 RW.03 ia juga membuka toko kerudung yang dijaga oleh anak kandungnya.Ā
āToko saya buka sampai jam 5 sore. Apabila malam hari ada pelanggan yang butuh ya bisa datang ke rumah. Toko yang dikelola anak saya yang juga melayani penjualan kerudung berbagai jenis,ā imbuhnya.Ā
Redaktur Ā Ā : A. Khoirul Anam
Kontributor: Syaiful Mustaqim Ā Ā Ā
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Lowongan Kerja Belum Ramah Difabel, Di Mana Letak Keadilannya?
Terkini
Lihat Semua