KH M Sodik: Hidupkan NU di Masjid-Musholla
NU Online · Rabu, 21 Agustus 2013 | 10:55 WIB
Bekasi, NU Online
Nahdlatul Ulama (NU) adalah ormas yang besar di Republik ini. Kiprahnya selalu menjadi perhatian oleh siapa pun termasuk penguasa. Jaringannya pun meluas hingga ke negara maju, seperti Jerman, Jepang, Australia dan lainnya melalui pengurus cabang istimewa (PCINU).
<>
Nama besar NU harus dijaga dengan terus melaksanakan dan menghidupkan kegiatan-kegiatan yang berkultur NU, seperti sholawatan, tahlil maupun ratiban melalui masjid-masjid dan musholla.
“Pengurus NU seyogyanya bersemangat menjadi benteng paham ahlussunnah wal jamaah (aswaja). Jangan merasa kecil hati sekalipun menjadi pengurus Ranting maupun pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC), yang penting kontribusinya atau apa-apa yang kita berbuat demi kemajuan terhadap ormas NU itu,” kata Ketua Dewan Pembina Masjid dan Musholla se-Pondok Gede dan Bekasi Selatan, KH M Sodik, saat Konferensi Majelis Wakil Cabang (Konfercam) Bekasi Selatan, di MT An-Nahdhoh, Bekasi, Selasa (20/8) malam.
Senada dengan Kiai Sodik, pengurus syuriyah Ranting Jakamulya, Ust H Slamet M meminta kepada pengurus NU di Bekasi Selatan senantiasa menghidupkan paham aswaja di masjid-masjid atau musholla yang sebagian masjid nyaris tidak mengamaliahkan tradisi NU. Ini tantangan sekarang.
“Saya meminta pengurus NU di MWC dan Ranting se-Bekasi Selatan jangan mencari hidup di NU. Tapi, hidupilah NU itu,“ katanya dengan semangat.
Konfercam ini dilakukan karena masa bakti pengurus MWCNU Bekasi Selatan telah berakhir Agustus 2013.
Konfercam tersebut dihadiri puluhan pengurus NU, antara lain seorang pengurus wilayah NU Jawa Barat, Pengurus Cabang NU Kota Bekasi, sejumlah pengurus MWC NU di Kota Bekasi, sejumlah tokoh masyarakat, pengurus MWC NU Bekasi Selatan, dan tiga perwakilan Ranting NU di Kecamatan Bekasi Selatan.
Sidang pemilihan yang dipimpin Rachman Dahyar secara aklamasi memilih Ust HR Hambali Achmad sebagai syuriyah dan HM Zainuri sebagai ketua tanfidziyah.
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
2
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
5
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
6
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
Terkini
Lihat Semua