Daerah HAJI 2026

Kloter Pertama Jamaah Haji Aceh 2026 Tiba di Madinah, Semuanya Sehat

NU Online  ·  Kamis, 7 Mei 2026 | 10:30 WIB

Kloter Pertama Jamaah Haji Aceh 2026 Tiba di Madinah, Semuanya Sehat

Sejumlah jamaah bersiap terbang dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. (Foto: Humas PPIH Aceh)

Banda Aceh, NU Online

Kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji Aceh tahun 2026 telah tiba dengan selamat di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu (6/5/2026) pagi waktu setempat. Seluruh jamaah dilaporkan dalam kondisi sehat wal afiat setelah menempuh perjalanan dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.


Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh, Arijal, menyampaikan bahwa para jamaah tiba di Madinah sekitar pukul 05.40 waktu Arab Saudi dalam suasana cuaca yang sejuk dan kondusif.

 

“Jamaah tiba pukul 05.40 WAS. Jamaah saat ini dalam keadaan sehat wal afiat. Tiba tadi pagi dalam suasana sejuk,” ujar Arijal.


Ia menjelaskan, setibanya di Madinah para jamaah langsung diarahkan menuju penginapan dan seluruh barang bawaan juga telah diterima dengan baik oleh masing-masing jamaah.

 

“Jamaah saat ini telah menempati penginapan dan barang bawaan telah diterima oleh jamaah. Untuk sekarang jamaah menginap di Madinah,” katanya.


Menurut Arijal, setelah beristirahat para jamaah mulai menjalani aktivitas ibadah sebagaimana biasa, termasuk melaksanakan salat berjamaah di Masjid Nabawi dan kegiatan ibadah lainnya selama berada di Kota Madinah.


Kloter pertama Embarkasi Aceh ini berjumlah 393 orang yang terdiri atas 387 jamaah dan enam petugas kloter. Rombongan diberangkatkan dari Aceh pada Rabu dini hari pukul 01.05 WIB menggunakan penerbangan langsung menuju Arab Saudi.


Adapun rincian jamaah pada kloter pertama terdiri dari 287 jamaah asal Kota Banda Aceh dan 100 jamaah asal Aceh Besar.

 

Arijal menambahkan, total jamaah haji Aceh tahun 2026 mencapai 5.511 orang yang terbagi dalam 14 kelompok terbang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.426 merupakan jamaah asal Aceh, sedangkan sisanya terdiri atas petugas haji dan Petugas Haji Daerah (PHD).


“Kloter pertama ini termasuk gelombang pertama sehingga mendarat di Madinah. Sedangkan kloter berikutnya nantinya akan mendarat di Jeddah,” jelasnya.


Sementara itu, petugas haji asal Aceh, Khairul Huda yang akrab disapa Gus Khairul, turut bersyukur atas kelancaran pemberangkatan dan tibanya jamaah kloter pertama di Tanah Suci.

 

Gus Khairul yang juga Ketua GP Ansor Aceh Barat Daya (Abdya) menyebutkan bahwa perjalanan haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan.

 

“Alhamdulillah, seluruh jamaah tiba dalam keadaan sehat. Ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan ibadah mereka di Tanah Suci,” ujarnya


Menurutnya, pelayanan yang baik dari petugas haji harus dibarengi dengan kesiapan mental dan spiritual para jamaah agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk dan tertib.


Ia juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan, memperbanyak ibadah, serta saling membantu sesama jamaah selama berada di Arab Saudi. “Haji merupakan ibadah yang mengajarkan kesabaran dan persaudaraan. Karena itu, penting bagi jamaah untuk menjaga kekompakan dan saling peduli,” katanya.


Selain itu, Gus Khairul mengapresiasi berbagai peningkatan pelayanan haji tahun ini, termasuk fasilitas keberangkatan melalui terminal VVIP Bandara SIM yang dinilai sangat membantu, terutama bagi jamaah lanjut usia.

 

Menurutnya, inovasi pelayanan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memuliakan para tamu Allah dan memberikan kenyamanan sejak awal keberangkatan. “Kita berharap seluruh proses haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jamaah Aceh kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.
 

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang