Bogor, NU Online
Momentum Hari Santri Nasional pada 22 Oktober yang baru saja disahkan oleh Presiden Republik Indonesia lalu tidak disia-siakan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Institut Pertanian Bogor (KMNU IPB).
<>
Serombongan anggota KMNU IPB yang didominasi oleh angkatan baru itu berkumpul di depan Gedung Common Class Room (CCR) untuk kemudian melakukan kirab sepanjang jalan hingga berhenti di pelataran gladiator untuk melaksanakan istighotsah. Selama perjalanan, shalawat tidak pernah henti mengiringi kirab.
Ketua pelaksana Kirab Santri KMNU IPB, Muhammad Ghiyas menuturkan, acara ini terinspirasi dari kirab yang dilakukan warga sekitar kampus saat merayakan tahun baru Islam 1 Muharram lalu.
“Tujuannya, ya, agar kumpul dan silaturahmi,” ujarnya.
Pengurus KMNU IPB mengapresiasi ide kreatif yang dilakukan oleh anggota-anggota baru KMNU IPB tersebut dalam merayakan Hari Santri. Pasalnya, dari perencanaan dan pelaksanaan kirab, semua dilakukan oleh angkatan 2015 yang baru dilantik menjadi anggota tetap KMNU IPB pada 11 Oktober lalu.
“Tidak pernah terpikir sebelumnya oleh pengurus, luar biasa,” ungkap Ketua KMNU IPB, Hasan Bisri.
Selama berhenti di gladiator, rombongan kirab bukan hanya melaksanakan istighotsah, namun membentuk barisan dengan formasi huruf “KMNU” kemudian menyayikan lagu Ya Ahlal Wathan.
Salah satu peserta kirab, Desi, mengungkapkan senang mengikuti acara itu dan berharap KMNU bisa semakin menumbuhkan jiwa kekeluargaannya. Kemeriahan malam kirab Hari Santri Nasional itu ditutup dengan doa dan santap gorengan bersama. Red: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
2
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua