Jepara, NU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kalinyamatan memeriahkan Lebaran Ketupat dengan Konser Pesta Syawalan 2012, Ahad (26/8). Kegiatan yang diikuti Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU se-Kalinyamatan start dari Gedung NU Ranting Kriyan finish Pendopo Kalinyamatan. <>
Kegiatan didukung oleh MWC NU Kalinyamatan juga Banom yang lain semisal Muslimat, Fatayat dan Ansor. Setiap tim yang berjumlah puluhan orang ada yang memboyong miniatur, berkostum menarik, melantunkan yel-yel dan masih banyak lagi kreativitas yang lain.
Saiful Hadi, ketua PAC IPNU Kalinyamatan yang diwakili ketua panitia, Achid Turmudzi mengatakan kegiatan sudah dilaksanakan selama 4 kali sejak tahun 2009. Awal mulanya dari Banom NU menginginkan kegiatan yang mengundang massa. Akhirnya kegiatan tersebutlah yang disepakati.
Menurut Achid kegiatan bertujuan mengenang perjuangan NU yang didirikan KH Hasyim Asyari. Mbah Hasyim mengeluarkan Resolusi Jihad untuk melawan penjajahan Belanda. Resolusi yang digemborkan Mbah Hasyim dijalankan Bung Karno serta Bung Hatta.
Bupati Jepara, H Ahmad Marzuqi yang diwakili Suhendro, Camat Kalinyamatan memberikan apresiasi kepada penyelenggara. Sebab kegiatan memunculkan kreativitas dan inovasi yang bermanfaat.
Ia melanjutkan NU merupakan organisasi massa terbesar. Di Kalinyamatan lanjutnya juga termasuk mayoritas warganya adalah NU. Karenanya NU diharapkan memberikan peran dalam mengisi kemerdekaan.
“Dengan kegiatan ini juga termasuk upaya untuk menumbukan rasa nasionalisme terhadap bangsa dan negara. Sila dalam pancasila pun tidak lepas dari peran ulama NU,” jelasnya.
Masih dalam suasana lebaran ia mewakili jajaran Muspika Kalinyamatan meminta maaf atas pelayanannya kepada masyarakat yang masih banyak kekurangan. Whirling Darwis Arrumy dari pesantren Nailun Najah desa Kriyan juga turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Syaiful Mustaqim
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua