Daerah

LAZISNU Aceh Singkil Distribusikan Kotak Koin NU untuk Gerakkan Seribu Rupiah Setiap Hari

NU Online  ·  Selasa, 12 Mei 2026 | 13:30 WIB

LAZISNU Aceh Singkil Distribusikan Kotak Koin NU untuk Gerakkan Seribu Rupiah Setiap Hari

Penyerahan kotak Koin NU dari LAZISNU Aceh Singkil kepada perwakilan MWCNU (Foto: LAZISNU Aceh Singkil)

Aceh Singkil, NU Online

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Aceh Singkil Provinsi Aceh mulai menggerakkan program Gerakan Seibu Rupiah melalui pendistribusian Kotak Infak (Koin) NU sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi umat.


Program ini menyasar delapan kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil sebagai basis awal penggalangan dana infak masyarakat.


Kotak Koin NU tersebut didistribusikan ke Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro, Singkohor, dan Kuta Baharu.


Seluruh kotak koin itu diserahkan kepada delapan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Aceh Singkil untuk dikelola dan dikembangkan di tingkat kecamatan hingga desa.

 

Ketua LAZISNU Aceh Singkil, Fauzan Chaniago mengatakan Gerakan Koin NU merupakan inisiatif penggalangan dana infak secara masif dari warga Nahdliyin yang dikelola untuk mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan umat.

 

“Gerakan Koin NU adalah inisiatif penggalangan dana infak secara masif dari warga Nahdliyin (umat) yang dikelola oleh LAZISNU untuk kemandirian finansial organisasi, kemaslahatan umat, pendidikan, kesehatan, sosial, alam, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi sosial,” ujarnya kepada NU Online, Senin (11/5/2026).

 

Ia menjelaskan, penamaan Gerakan Seibu dipilih karena sudah akrab di tengah masyarakat Aceh Singkil. Konsepnya sederhana, yakni mengajak masyarakat bersedekah minimal Rp1.000 setiap hari.


“Penamaan program Koin NU adalah Gerakan Seibu itu artinya sehari seribu dan sudah familiar di wilayah Aceh Singkil,” katanya.

 

Fauzan menyampaikan bahwa sasaran program ini mencakup instansi pemerintah dan swasta, warga Nahdliyin, serta masyarakat umum yang ingin berpartisipasi secara sukarela. Nantinya, kotak-kotak infak akan ditempatkan di Kantor PCNU Aceh Singkil, kantor MWCNU, kantor kecamatan, hingga balai desa.

 

Dengan prinsip “Dari NU, oleh NU, untuk NU”, program tersebut diharapkan menjadi kekuatan ekonomi kolektif warga sekaligus memperkuat hubungan organisasi dengan masyarakat akar rumput. Pada tahap awal, LAZISNU Aceh Singkil menyiapkan 1.000 kotak Koin NU dengan target penghimpunan mencapai Rp30 juta per bulan.


“Untuk tahap awal kita sudah siapkan 1000 kotak koin, target kita semoga tercapai Rp1000 x 30 hari x 1000 kotak koin sebesar Rp30.000.000,” kata Fauzan.


Ia menegaskan, pengelolaan dana dilakukan secara profesional dan transparan, mulai dari tahap pengumpulan, pendistribusian, hingga pelaporan berkala yang diawasi oleh pengawas internal. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi produktif masyarakat.

 

“Ada seribu kotak Koin NU yang kita distribusikan ke berbagai tempat, semoga program ini dapat berjalan dan sukses di Kabupaten Aceh Singkil dan dapat membantu kemaslahatan umat,” pungkasnya. 

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang