Melalui PBNU, YANMU Salurkan 11 Ambulans dan 1.000 Al-Quran untuk PWNU dan PCNU
NU Online · Senin, 3 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Wakil Ketua Umum Yayasan Anugerah Nusantara Al-Mubarokah (YANMU) Syahdhana Hardjo Baswara menyerahkan secara simbolis bantuan 11 ambulans dan 1.000 Al-Qur'an kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam Program Rihlah Kemanusiaan di Halaman Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026). (Foto: NU Online/Suwitno)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Yayasan Anugerah Nusantara Al-Mubarokah (YANMU) melalui Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyalurkan 11 ambulans dan 1000 Al-Qur’an untuk Pengurus Wilayah Nahldatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang (PCNU) seluruh Indonesia dalam Program Rihlah Kemanusiaan.
Serah terima secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) YANMU, Syahdhana Hardjo Baswara kepada Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf di Halaman Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).
Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengungkapkan bahwa selama ini kerjasama yang berlangsung di PBNU selalu berkoordinasi dengan PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut telah terbukti berhasil menjalankan berbagai kerjasama nasional.
"Yang lebih cepat itu kalau dikoordinasikan lewat PWNU dan PCNU seluruh Indonesia. Karena saya Ketua Umum, saya mengerti dan memang sudah terbukti selama ini berbagai kerjasama nasional yang melibatkan dan menggunakan jaringan PWNU dan PCNU seluruh Indonesia itu sudah terbukti efektif jangkauannya,” katanya.
Gus Yahya juga menyoroti bahwa banyak daerah di Indonesia yang masyarakatnya masih jauh dengan tempat-tempat layanan kesehatan. Menurutnya, pengadaan ambulans menjadi salah satu solusi menghadapi masalah tersebut.
"Kita melihat bahwa di daerah-daerah ini keberadaan tempat-tempat layanan kesehatan sejauh ini masih belum cukup merata. Ada daerah-daerah tempat layanan kesehatan itu sendiri masih belum mudah dijangkau dan belum asa fadilitas untuk mengantarkan warga yang menbutuhkan layanan ke tampat-tempat itu,” katanya.
Sementara itu Wakil Ketua Umum (Waketum) YANMU, Syahdhana Hardjo Baswara, mengungkapkan, pengiriman ambulans bakal dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu tiga minggu ke depan. Saat ini, katanya, sudah ada 300 pengajuan ambulans dari PWNU dan PCNU.
“Insyaallah paling cepat dua sampai tiga minggu bisa terealisasi dan insyallah sudah tiba di PC dan PWNU seluruh Indonesia. Insyallah target kita 400 sampai 500 ambulans untuk kita realisasikan,” katanya.
Ia mengaku bakal terus mendukung program-program PBNU terutama dalam merealisasikan bantuan ambulans ini agar tercipta akses kesehatan di seluruh daerah Indonesia.
“Insyallah dipercaya Ketua Umum Gus Yahya untuk merealisasikan program bantuan yang nantinya akan disalurkan diseluruh PWNU dan PCNU,” jelasnya.
Dari 11 unit ambulans yang siap disalurkan terdiri atas dua tipe, yakni 10 unit ambulans berbasis Daihatsu Luxio dan satu unit ambulans berbasis Toyota HiAce.
Sepuluh unit ambulans tipe Luxio akan didistribusikan ke sejumlah lokasi penerima, yakni Pesantren Habib Haidar di Semarang, Pesantren Al-Anwar 1 dan Pesantren Al-Anwar 2 di Sarang, Rembang, Pesantren Al-Falah Ploso di Kediri, Pesantren Lirboyo di Kota Kediri, Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas di Jombang, Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo di Situbondo, serta Pesantren Habib Alwi dan Pesantren Bustanul Ma'arif di Gumukmas, Jember.
Adapun satu unit ambulans tipe Toyota HiAce akan ditempatkan di lokasi Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, untuk mendukung layanan kesehatan bagi para peserta selama pelaksanaan Muktamar.
Terpopuler
1
Ini Rangkaian Kegiatan HUT Ke-81 RI, dari Zikir Kebangsaan hingga Pesta Rakyat
2
Pemerintah Siapkan 8.100 Kuota bagi Masyarakat untuk Saksikan Langsung Upacara HUT Ke-81 RI di Istana
3
Trump Umumkan Perjanjian Pelucutan Senjata di Gaza, Hamas Tegaskan Baru Diterapkan Setelah Israel Mundur Total
4
Hukum Menjamak Shalat karena Menonton Film The Oddysey
5
Menag Klaim Indeks Kerukunan Umat Beragama Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia
6
Prabowo Batal Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, Menag: Ada Tugas Kenegaraan
Terkini
Lihat Semua