Jepara, NU Online
Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) Safinatul Huda Karimunjawa bekerjasama dengan Dejavato Foundation mengadakan Social Work Camp, Sabtu-Kamis (16-28/7) mendatang.
Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan tersebut diikuti oleh perwakilan dari beberapa Negara; Korea, Denmark, Belgia, Swiss dan Prancis. Adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya Praktik Mengajar, Social Work Camp, Membuat Tempat Sampah dan Studi Budaya.
<>
Kepala madrasah, H. Hisyam Zamroni, MS mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan MANU Safinatul Huda bekerjasama dengan Dejavato Foundation. “Ini adalah kegiatan tahunan yang kami selenggarakan bekerjasama dengan Dejavato Fundation,” katanya kepada NU Online via telepon, Selasa malam (19/7).
Ditambahkannya, selain mereka membuat tong sampah, bermain bola voli, sepakbola juga belajar satu sama lain dengan siswa-siswi MANU Safinatul Huda maupun dengan masyarakat setempat. “Para perwakilan dari berbagai Negara akan belajar mengenal satu dengan yang lain. Sehingga, lambat laun mereka akan semakin akrab,” tambahnya.
Selain itu, lanjut Mahasiswa program S3 IAIN Walisongo Semarang, mereka juga belajar budaya. “Karimunjawa merupakan kepulauan di Kabupaten Jepara yang terdiri dari beberapa suku semisal Bugis maupun Mandar. Oleh karenanya lewat studi budaya mereka akan tahu watak maupun karakter masing-masing suku yang ada di Karimunjawa,” lanjutnya.
Hisyam menyatakan perbedaan warna kulit, suku, agama begitu juga dengan watak serta karakter bukanlah menjadi penghalang untuk saling belajar maupun tukar pengalaman. Hal itu, yang menurutnya disebut multikultur.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Syaiful Mustaqim
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua