MA YSPIS Gandrirojo Sedan, Gelar Diklat Jurnalistik
NU Online · Senin, 26 Desember 2011 | 04:06 WIB
Rembang, NU Online
Untuk meningkatkan keahlian dalam menulis, Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Sosial Pendidikan Islam Syafiiyyah (YSPIS) Gandrirjo, Sedan, Rembang, Jawa Tengah, kemarin menggelar acara diklat jurnalistik. Diklat diikuti sekitar 60 peserta dari siswa kelas IX.
Diklat jurnalistik yang berlangsung di aula MA YSPIS itu, secara resmi dibuka kepala MA setempat. Yakni, Muhtar Nuha SH MSi. Sedangkan pembicara utama yang dihadirkan adalah Sholihin Hasan dari kontributor NU Online.
<>
Kepala MA YSPIS, Muhtar Nuha mengatakan, di era informasi dan teknologi ini, kegiatan diklat jurnalistik merupakan kegiatan penting. Karena, salah satu keahlian yang dibutuhkan di era seperti sekerang ini adalah keahlian menulis.
”Banyak tempat yang bisa dijadikan sarana untuk meningkatkan keahlian menulis. Salah satunya adalah media sosial facebook,” ujar Muhtar, yang juga kandidat doktor dari Universitas Islam Malang (Unisma), Jawa Timur..
Menurutnya, dari sekitar 60 peserta yang mengikuti diklat, pihaknya akan menyaring 10 peserta terbaik. Nantinya, ke-10 peserta terbaik akan digembleng secara khusus. Mereka akan dipersiapkan untuk mengelola situs madrasah yang sebentar lagi akan dilounching.
Situs baru yang akan dilounching itu merupakan kerjasama antara MA YSPIS dengan PT Telkom. Bahkan, pihaknya sudah mendapat alamat resmi situsnya. Yakni, www.santriyspis.com. Direncanakan, mulai awal tahun 2012, situs tersebut dapat berjalan.
”Kami sudah menyiapkan ruang khusus untuk mengelola situs madrasah kami, berikut perangkat keras, jaringan internetnya maupun SDM yang akan menangani situs tersebut,” tambahnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua