Masyarakat Gunung Kidul Rutin Gelar "Padusan"
NU Online · Sabtu, 6 Juli 2013 | 06:22 WIB
Gunung Kidul, NU Online
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengadakan ritual "padusan" di Pantai Baron menjelang Ramadhan, pada Senin, 8 Juli 2013.
<>
Kabid Usaha dan Pemasaran Wisata Disbudpar Gunung Kidul, Wijang EKa Aswarna di Gunung Kidul, Sabtu, mengatakan tradisi "padusan" (mandi) dimaknai sebagai pembersihan atau mensucikan diri sebelum melaksanakan ibadah puasa bagi umat muslim.
"Padusan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksankan di Pantai Baron. Kami mempersilakan bagi masyarakat luas yang akan melaksanakan padusan, datang ke Pantai Baron. Padusan biasanya dilaksanakan setelah jam 13.00 WIB," kata Wijang.
Rencananya, kata Wijang, Disbudparpora akan menyedian shower "raksasa" yang disediakan untuk wisatawan atau masyarakat sekitar setelah berenang di pantai. Pada 2012, Disbudpapora menyediakan shower tersebut berukuran panjang sekitar 25 meter dan terbuat dari pralon atau pipa air sehingga wisatawan dapat bergantian mandi.
"Pada 2012, antusiasme masyarakat dan wisatawan sangat tinggi. Kami akan menyelenggarakan kegiatan yang sama, dan kami akan memberikan kejutan lagi," kata dia.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Wijang, Disbupar Gunung Kidul juga bekerjasama dengan Polres Gunung Kidul, Dinas Perhubungan dan SAR Gunung Kidul.
Berdasarkan koordinasi, kata dia, Polres dan Dishub bertugas memperlancar lalu lintas yang menuju atau keluar dari objek wisata, khususnya arah Pantai Baron. Sementara, SAR Gunung Kidul, akan melakukan pemantuan di seluruh pantai, yang digunakan wisatawan untuk pemandian.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua