Mudir Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Tebuireng Ajak Lulusannya Daftar dan Ikut Seleksi CPNS 2024
NU Online Ā· Jumat, 5 April 2024 | 12:00 WIB
Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Tebuireng, Jombang, Jawa Timur mengajak para lulusannya dapat mengikuti seleksi CPNS 2024. (Foto: dok. istimewa)
Syarif Abdurrahman
Kontributor
Jombang, NU Online
Mudir Maāhad Aly Hasyim Asyāari, Tebuireng, Jombang, Jawa Timur KH A Roziqi merespons positif dan mengungkapkan apresiasi atas langkah pemerintah Indonesia dalam memberikan peluang kepada lulusan Maāhad Aly untuk bisa mendaftar dan mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Menurutnya, langkah ini bukan hanya menegaskan status legal Maāhad Aly dalam Sistem Pendidikan Nasional sesuai UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjadikan Maāhad Aly setara dengan lembaga pendidikan tinggi agama dan umum.
Kiai Roziqi pun mengajak para lulusan Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Tebuireng untuk berpartisipasi dengan mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi CPNS Tahun 2024.
ā(Kita) lulusan Ma'had Aly tidak perlu khawatir lagi untuk legalitas, dan mari berpartisipasi dalam proses pendaftaran CPNS 2024 ini,ā ajaknya, Kamis (4/4/2024).Ā
Sebelumnya, Plt Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Prof Abu Rokhmad mengatakan lulusan Maāhad Aly bisa mengikuti seleksi CPNS 2024.
Hal itu merupakan usulan dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah disepakati oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Abdullah Azwar Anas dalam pertemuannya di Jakarta, pada Senin (1/4/2024).
āPersetujuan untuk memberikan kesempatan bagi lulusan Ma'had Aly untuk ikut serta mengikuti seleksi CPNS tersebut karena adanya kesepahaman tentang pentingnya memberi kesempatan kepada kader-kader pesantren untuk menjadi abdi negara,ā katanya.
Ia mengatakan, usulan tersebut akan dilanjutkan dalam pembahasan bersama Majelis Masyayikh sebagai badan yang menjamin mutu pendidikan pondok pesantren dan Ma'had Aly.
Hal ini untuk menjaga kualifikasi dan standarisasi Ma'had Aly dalam rekruitmen CPNS khususnya dalam formasi penyuluh agama Islam.
Maāhad Aly merupakan satuan pendidikan yang berada dalam lingkup pesantren yang mana posisinya disebut setara dengan perguruan tinggi.
Maāhad Aly dibangun untuk mengader dan melahirkan ulama berkualitas dengan kedalaman ilmu agama guna menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
āHingga saat ini, telah ada sekitar 79 Maāhad Aly dengan takhasus keilmuannya masing-masing yang tersebar di seluruh Indonesia,ā jelas Prof Abu.
Prof Abu menjelaskan, meski menjadi perguruan tinggi yang berbasis pesantren, kredibilitas ijazah dari Ma'had Aly telah diakui oleh negara dan bisa digunakan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 32 Tahun 2020 tentang Maāhad Aly.
Peluang lulusan Ma'had Aly untuk mengikuti seleksi CPNS merupakan kabar gembira bagi segenap mahasantri yang menempuh pendidikan di Maāhad Aly.
Dengan adanya kesempatan mengikuti seleksi CPNS bagi lulusan Maāhad Aly akan membuat perguruan tinggi berbasis pesantren ini berkesempatan untuk turut serta memberikan dampak dan manfaat yang lebih besar bagi umat dan negara.
āSeperti diketahui bahwa selama ini, seleksi CPNS untuk formasi keagamaan masih terbatas diikuti oleh lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI),ā katanya.Ā
Terpopuler
1
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
2
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan ASN Masih Kecil: Kekayaan RI Banyak Lari ke Luar Negeri
3
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
4
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
5
Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh 5 Persen Tetapi Kemiskinan dan Penurunan Kelas Menengah Terus Terjadi
6
PBNU Targetkan 61.000 Ranting di Seluruh Indonesia Terhubung Sistem Digdaya NU
Terkini
Lihat Semua