Muhibuddin Dan Suci Arofah Pimpin IPNU IPPNU Kota Pekalongan
NU Online · Ahad, 22 Maret 2009 | 08:09 WIB
Puncak perhelatan tingkat cabang IPNU dan IPPNU kota Pekalongan berakhir Jum'at malam (20/3) dengan terpilihnya Muhibbudin asal Pringlangu menjadi Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Suci Arofah asal Kertoharjo menjadi Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kota pekalongan periode 2009 - 2011.
Acara konferensi cabang yang bertempat di SMP Salafiyah Kauman Pekalongan, selain memilih ketua, juga membahas program kerja, rekomendasi dan menilai laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2007-2009.<>
Ketua IPNU terpilih Muhibbudin yang juga adik kandung Falakhy Sidqi Ketua PC IPNU periode 2007-2009 sebelumnya aktif di Wakil Ketua PAC IPNU Pekalongan Barat kepada NU Online mengatakan, dirinya bersama teman-teman pengurus yang akan disusun nanti bertekad meneruskan program kerja pengurus sebelumnya yakni penguatan basis anggota di kalangan pelajar. Di samping itu, program pengkaderan yang merupakan program utama IPNU akan menjadi skala prioritas selama dua tahun mendatang.
Sementara itu Suci Arofah, SE Ketua IPPNU terpilih sebelumnya adalah menjabat Wakil Ketua IPPNU Kota Pekalongan pernah mengenyam pendidikan di Madrasah Aliyah Takhassus Kalibeber Wonosobo dan Fakultas Ekonomi Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal akan berbuat yang terbaik untuk anggota IPPNU di Kota Pekalongan.
Dirinya berjanji akan selalu melibatkan senior dan organsiasi di lingkungan Nahdlatul Ulama dalam menjalankan aktifitasnya, sehingga ada sinergitas program antar badan otonom, lembaga dan lajnah.
Ketua PCNU Kota Pekalongan H. Ahmad Rofiq yang hadir dalam acara pemilihan mengatakan, dirinya akan mensuport siapapun yang akan menjadi ketua IPNU dan IPPNU Kota Pekalongan. Bagi dirinya yang terpenting adalah ada kemauan untuk bekerja merealisasikan program kerja, sehingga di lingkungan NU akan tampak semakin dinamis dan warga NU dapat merasakan manfaatnya.
Rofiq berharap, ke depan IPNU dan IPPNU agar lebih mempertajam basis garapan di tingkat pelajar. Meski saat ini sudah lebih baik, ke depan diharapkan kalangan pelajar NU mendapat perhatian khusus sesuai dengan misi IPNU dan IPPNU. (miz)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Keracunan MBG Berulang, P2G Minta Kepala BGN Mundur dan Program Dihentikan
3
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
4
Siapa yang Paling Berhak Menjadi Imam? Ini Urutan Kriterianya Menurut Ulama Fiqih
5
Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga November 2026, Ini Imbauan kepada Masyarakat
6
Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara, Purbaya Menolak Teks Pidato Panjang
Terkini
Lihat Semua