NU Pringsewu Siap Sukseskan Program Kartanu Digital Nasional
NU Online · Jumat, 25 Desember 2020 | 16:00 WIB
Muhammad Faizin
Kontributor
Pringsewu, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu, Lampung sudah mulai melaksanakan program pembuatan Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu) Nasional yang diluncurkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Sebagai dukungan terhadap program ini, PBNU telah mengirimkan surat edaran kepada PWNU dan PCNU se-Indonesia untuk menyukseskan program tersebut.
Dalam surat edaran Nomor 4047/C.I.034/10/2020 tentang Edaran Pembuatan Kartanu (Kartu Anggota NU) Nasional yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen PBNU ini, PBNU menyerukan pada seluruh warga NU untuk membuat dan mendaftar Kartanu di daerahnya masing-masing yang dilakukan secara daring melalui aplikasi Kartanu.
“Alhamdulillah kami sudah memulai sosialisasi kepada warga NU di Pringsewu melalui surat edaran resmi dan juga sosialisasi di berbagai media. NU Pringsewu siap sukseskan program ini,” kata Mustangin, Wakil Sekretaris PCNU Pringsewu yang juga salah satu koordinator program tersebut, Jumat (25/12).
Untuk memasifkan program ini, NU Pringsewu juga sudah mulai membentuk koordinator-koordinator di Majelis Wakil Cabang dan Ranting NU. Nantinya lanjut Mustangin, akan ada dua orang di setiap tingkatannya yang akan mengkoordinir pembuatan Kartanu.
Program Kartanu ini menjadi langkah strategis dan harus disukseskan karena memiliki banyak manfaat. Selain untuk pendataan warga NU, dengan Kartanu, warga NU juga bisa memanfaatkan layanan digital yang ada pada aplikasi digital kartu tersebut.
“NU memang terkenal adaptif terhadap perkembangan zaman.Termasuk dalam inovasi Kartanu tidak hanya dalam bentuk fisik seperti KTP saja, tapi digital dan tersimpan dalam smartphone serta memiliki barcode,” jelasnya.
Ini tentunya merupakan inovasi dan terobosan bagus dalam menyikapi perkembangan zaman yang semakin modern. Dengan Kartanu ini, warga NU bisa melakukan berbagai transaksi digital mulai dari
top up, beli pulsa, bayar listrik, telkom, BPJS dan sejenisnya. Selain itu, fitur lainnya juga tersedia seperti baca Al-Qur’an, tahlil, arah qiblat, shalawat, jadwal shalat, dan zakat infak sedekah secara online.
“Untuk update informasi, pengguna aplikasi Kartanu juga bisa mendapatkan berita terkini dari situs resmi PBNU yakni NU Online,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Mustangin juga mengajak warga NU di daerahnya untuk segera mendaftarkan diri dengan mengunduh aplikasi yang tersedia di Playstore dan Appstore. Pihaknya juga sedang merancang langkah pendataan dan pembuatan Kartanu ini bagi warga yang belum memiliki smartphone.
“Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan sukses dan berkesinambungan sehingga mampu memberi manfaat maksimal bagi warga NU,” harapnya.
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Aryudi A Razaq
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
4
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua