NU Punya Kekuatan Wujudkan Tata Agraria yang Adil
NU Online · Kamis, 28 Maret 2013 | 06:35 WIB
Yogyakarta, NU Online
Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai kekuatan besar untuk mewujudkan tata kelola agraria yang berkeadilan. NU harus bersuara dan melakukan advokasi dalam hal ini.<>
Demikian disampaikan Arie Sudjito, Sosiolog UGM dan anggota Komisi Politik PWNU DIY dalam halaqoh agraria Lembaga Pengembangan Pertanian (LPPNU) DIY bertajuk “Mewujudkan Tata Kelola Agraria Indonesia yang Berkeadilan dan Maslahah di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Rabu (27/3).
Menurut Bung Arie, panggilan akrabnya, persoalan agraria sangat kompleks. Tidak bisa diselesaikan dengan satu pendekatan saja. NU mampu bekerja dan melakukan advokasi dengan beragam pendekatan.
“Masalah agraria makin kompleks sejak orde baru sampai era reformasi. Soal kejelasan tanah, di zaman orde baru selalu diklaim oleh pengusaha, tentara, dan birokrat yang memanfaatkan otoriterisme politik kala itu untuk memaksa tanah rakyat dirampas,” tegasnya.
“Klaim tanah tersebut dilakukan dengan cara atau modus. Pertama, secara diam-diam mensertifikatkan tanah-tanah yang dinilai ‘tidak jelas kepemilikannya’ padahal tanah itu miliki adat. Kedua, mereka memaksa rakyat membeli dengan harga murah dengan intimidasi atau ancaman,” tambahnya dengan menggebu-nggebu.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Rokhim Bangkit
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
4
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
5
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
6
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
Terkini
Lihat Semua