Lumajang, NU Online
Hidup tak selalu ramah. Kadang kala hidup terasa pahit dan kejam. Kejam seolah meniadakan asa yang tersisa. Persoalan demi persoalan terus berkecamuk. Namun bagi orang yang beriman, masalah bukan hal yang berat. Sebab, mereka punya sandaran jiwa yang kuat, yaitu Allah.
Demikian diungkapkan oleh Ketua MUI Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Irfan Muharrom saat menyampaikan tausiyah dalam Gebyar Pentas Seni dalam Rangka Perpisahan Siswa Kelas 9 SMP Islam Maarif NU, Desa/Kecamatan Jatiroto, Lumajang, Rabu (1/5).
Menurutnya, iman adalah modal penting manusia dalam menjalani kehidupan. Bukan sekedar ‘syarat’ ibadah, tapi satu-satunya sandaran manusia yang begitu kokoh.
“Makanya orang beriman tak pernah berat menghadapi masalah. Karena ia yakin semua masalah adalah pemberian Allah. Sehingga semua masalah dikembalikan kepada Allah,” tukasnya.
Ustadz Irfan menambahkan, bekal terbaik bagi anak dan keluarga adalah iman. Iman-lah sumber pembentukan karakter manusia. Karena itu, para orang tua diharapkan terus mengawal proses pembentukan karakter dengan menanamkan iman sedalam-dalamnya di dada anak dan kelurganya.
“Kalau generasi muda kuat moralnya, para ibu kuat moralnya, dan masyarakat kuat moralnya, maka kita akan menjadi bangsa yang kuat,” pungkasnya. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua