Pandemi Covid-19 Munculkan Tradisi Ngaji Virtual di Lingkungan Kiai NU
NU Online · Rabu, 29 April 2020 | 03:00 WIB
Samsul Huda
Kontributor
Namun demikian lanjutnya, para kiai tetap menggelar pengajian posonan dengan memanfaatkan media daring (ngaji virtual) yang saat ini mulai marak di lingkungan pesantren dan majelis-majelis taklim yang diasuh para kiai NU merupakan langkah alternatif agar tradisi ngaji tabarukan tidak terhenti karena ada wabah virus Corona.
"Tradisi ngaji khas NU ini bisa tetap digelar kendati dengan cara yang berbeda. Keikutsertaan santri dalam ngaji posonan tidak harus hadir berhadapan langsung dengan kiai, tetapi bisa diikuti dari rumah atau dari mana saja dengan dukungan fasilitas tekonologi komunikasi digital," ungkapnya.
"Kepada kiai siapa mereka ikut ngaji posonan, mereka kami bebaskan untuk memilih sendiri, syaratnya hanya harus ikut ngaji kiai NU," tegasnya.
Editor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
3
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
4
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua