PC GP Ansor Kencong Ajak Masyarakat Jauhi Golput
NU Online · Selasa, 26 Maret 2019 | 02:45 WIB
Jember, NU Online
Ancaman golput dalam Pemilu 17 April mendatang, tidak bisa dianggap sepele. Sebab dalam banyak kasus Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), golput justru menjadi pesaing utama kontestan. Hal inilah yang menjadi sorotan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong, Kabupaten Jember, Muhammad Yasin Yusuf Ghazali saat memberikan pengarahan dalam Majelis Dzikir & Shalawatan Rijalul Ansor Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor Puger di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Senin (25/3).
Menurut Yasin, golput harus ditekan sekecil mungkin agar produk yang dihasilkan dari Pemilu semakin tinggi legitimasinya.
"Kalau tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu tinggi, maka yang terpilih, apakah itu presiden, gubernur, bupati, atau bahkan Caleg (calon anggota legislatif), semakin kuat posisinya," jelasnya.
Karena itu, pihaknya akan terus mendorong masyarakat untuk menjauhi golput. Ia mengaku tidak setuju jika kondisi bangsa yang 'rusak' dijadikan alasan untuk golput. Justru untuk memperbaiki keadaan, maka keterlibatan masyarakat dalam proses politiksangat dibutuhkan.
"Kalau pas golput, gimana bisa terlibat dalam memperbaiki keadaan. Sebab, kita tidak punya orang yang bakal mewakili atau menyampaikan aspirasi yang kita punya," urainya.
Dalam pertemuan tersebut, selain digelar pembacaan dzikir dan shalawat, juga dipanjatkan doa untuk keselamatan bangsa dan negara, lebih-lebih saat dan sesudah Pemilu. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua