Mendesaknya aplikasi program hasil Konfercab NU Kota Pekalongan tahun 2007 kemarin membuat jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan periode 2007–2012 harus segera tancab gas.
Program-program yang telah diputuskan oleh peserta konfercab diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga nahdliyyin di Kota Pekalongan.<>
Namun karena banyak pengurus baru yang tidak mengikuti perjalanan konfercab, maka diperlukan ada orientasi program secara menyeluruh melalui kajian program yang melibatkan seluruh pengurus cabang yang baru, MWC dan Ranting se Kota Pekalongan pada tanggal 12-13 Januari 2008 bertempat di Wisma Pagilaran (perkebunan teh) Kabupaten Batang.
Langkah baru pengurus cabang ini ternyata medapat sambutan yang luar biasa dari segenap pengurus Ranting, MWC, Cabang, Banom, Lembaga dan Lajnah. Pasalnya, kegiatan ini dianggap sebagai terobosan yang menarik. Apalagi di Pagilaran, peserta tidak saja membahas program secara mendetail, akan tetapi juga diajak secara bersama menganalisa masalah segala problema yang terjadi di internal organisasi kaum nahdliyyin ini.
Dalam menerapkan program diharapkan dapat tepat sasaran sesuai masalah yang dihadapi di lapangan. Hasilnya memang cukup luar biasa. Seluruh peserta yang hadir, seperti mendapat energi baru dan semangat baru untuk mengelola organisasi.
Apalagi diakhir acara, peserta mendapat suntikan motivasi dari Rais Aam Idaroh Aliyah Jam’iyyah Ahlit Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.
Habib Luthfi meminta kepada semua pengurus agar segera melakukan langkah yang nyata. “Jangan banyak teori, segera lakukan kerja yang nyata, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan”, katanya. (amz)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua