Pelaksanaan Kurban di Pesantren Tebuireng dengan Protokol Kesehatan Ketat
NU Online · Sabtu, 1 Agustus 2020 | 02:30 WIB
Panitia kurban di Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang diwajibkan memakai masker, face shield atau pelindung wajah, dan menjaga jarak.
Syarif Abdurrahman
Kontributor
Jombang, NU Online
Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menerima puluhan sapi kurban di hari raya kurban atau Idul Adha 1440 H dari para dermawan. Dalam pelaksanaan penyembelihannya petugas memperhatikan protokol kesehatan yang cukup ketat, seperti panitia diwajibkan memakai masker, face shield atau pelindung wajah, dan menjaga jarak.
Di samping itu cara pendistribusiannya pun beda dari biasanya. "Ada perbedaan cara membagi daging kurban tahun ini, karena masih Covid-19. Daging kurban kita antar langsung ke rumah warga. Biar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Mudir Pesantren Tebuireng, H Lukman Hakim, Jumat (31/7).
Lanjutnya, ia bersyukur meskipun dalam masa pandemi Covid-19 masih banyak kaum dermawan yang ikut menyalurkan kurbannya ke pesantren Tebuireng. Pada tahun ini ada 22 sapi yang siap disembelih panitia. Angka ini menurun drastis dibanding tahun lalu yang mencapai 44 sapi. "Kita bersyukur masih banyak yang mempercayai kita," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Pondok Putra Pesantren Tebuireng, Ustaz Iskandar mengatakan, Gubernur DKI Anies Baswedan ikut menyumbangkan satu ekor sapi untuk Pondok Pesantren Tebuireng Jombang sebagai hewan kurban di Idul Adha 1441 H. Sapi yang diberikan Anies datang pada 31 Juli 2020 pagi.
"Alhamdulilah, kita dapat kiriman satu sapi dari Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini, terimakasih atas bantuannya," katanya saat ditemuia di komplek Pesantren Tebuireng.
Dikatakannya, sapi yang disumbang oleh Anies ini diperkirakan seberat 350-400 kg. Sapi tersebut disembelih oleh panitia kurban Pesantren Tebuireng sekitar pukul 13.30 WIB atau setelah shalat Jumat di halaman pesantren.
"Beratnya kurang lebih 350-400 kg, baru datang hari ini. Sapinya bagus dan sehat," imbuh Iskandar.
Selain Anies, Tebuireng juga mendapat sumbangan sapi dari Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubenur Jawa Timur Emil Dardak, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, dan Partai Nasdem.
Ada juga bantuan dari wali santri dan dermawan yang menyumbang dengan ikhlas tanpa ada apa-apa.
"Daging ini akan dibagikan kepada masyarakat sekitar pesantren, meliputi Desa Cukir dan Seblak. Sekitar 600-700 KK. Setiap orang dapat sekitar 1,5 kg," ujar Iskandar.
Penyembelihan hewan kurban di Tebuireng di lakukan selama dua hari berturut-turut. Pada tahun 2019 lalu, masyarakat datang secara bergilir ke pesantren mengambil daging kurban. Kali ini warga cukup menunggu daging di rumah.
"Daging ini juga buat santri, guru dan karyawan di lingkungan pesantren Tebuireng. Santri kelas akhir yang di pesantren mengadakan bakar sate bareng," tandas Iskandar.
Kontributor: Syarif Abdurrahman
Editor: Syamsul Arifin
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
Terkini
Lihat Semua