Pelantikan Lesbumi Warnai Rakernas KMNU di Lampung
NU Online · Sabtu, 30 Maret 2019 | 03:00 WIB
Pengurus Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) PWNU Lampung masa khidmat 2019-2024 resmi dilantik berbarengan dengan kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang ke-5 Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU).
Pelantikan yang dilakukan oleh Wakil Ketua PWNU Lampung Wan Jamaluddin ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Muttaqien, Kemiling, Bandarlampung, Jumat (29/3) malam. Prosesi pelantikan diawali dengan pertanyaan tentang kesiapan para pengurus untuk berkhidmat di Lesbumi dengan sungguh-sungguh.
“Siap!” Jawab para pengurus kompak dan tegas.
Setelah prosesi tersebut, Wan Jamaluddin yang merupakan Profesor Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Intan Lampung ini membimbing para pengurus mengucapkan ikrarnya. Seluruh pengurus mengikuti apa yang dikatakan oleh Prof Jamal dan diakhiri bacaan Hamdalah.
Ketua Lesbumi PWNU Lampung, KH Musthofa Wagiyanto mengatakan bahwa seni merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia di masyarakat. Seni yang baik menurutnya adalah seni yang dilandasi agama serta membawa kemaslahatan untuk umat.
Ia pun berpesan kepada para pengurus dan para kader muda NU untuk berkhidmah dengan sungguh-sungguh menggunakan kapasitas masing-masing dalam menjaga dan meneruskan peradaban bangsa melalui Nahdlatul Ulama
"Kader-kader muda NU adalah penerus bangsa khususnya NU," pungkasnya.
Militansi generasi muda mengawal ulama dan NKRI demi melanjutkan perjuangan juga ditekankan oleh Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung Aom Karomani saat membuka kegiatan Rakornas. Menurut Prof Aom, panggilan salah satu profesor di Universitas Lampung ini, para ulama adalah pewaris para nabi.
"Mari terus berrjuang dengan mengikuti para ulama dan para kiai. Ada keberkahan di setiap khidmat kita bersama ulama," ungkap pembina KMNU Unila ini.
Sementara Presidium Nasional 2 Muhammad Rif'an berkomitmen terus bersama ulama dan mengikuti setiap petuah yang diberikan. KMNU sejatinya adalah perkumpulan pengikut ulama. "KMNU hadir disini sebagai penderek'e (pengikut) ulama kalau dalam istilah jawanya," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, ia beserta keluarga besar KMNU juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Rakernas tersebut khususnya kepada Pesantren Al Muttaqien yang telah menjadi tuan rumah. (Novita IP/Rouf Kholil/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua