Pemuda NU Harjosari Kidul Gelar Halal Bihalal
NU Online · Jumat, 14 September 2012 | 01:04 WIB
Tegal, NU Online
Pemuda NU Desa Harjosari Kidul Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal menggelar peringatan halal bihalal, Ahad (9/9) malam di Musholla Desa tersebut. Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat ratusan pemuda.
<>
Salah satu panitia Agus Supriyadi mengatakan kegitan halal bi halal merupakan rintisan generasi muda yang mana pemuda di wilayah ini sebagian besar merupakan generasi muda NU, sehingga penanaman moral juga bisa diciptakan dengan moment halal bihalal.
“Kita juga kadang-kadang prihatin melihat generasi muda ketika balik dari rantauan mereka sudah tidak menghormati kekhasan local dengan adat yang ramah, santun dan adab yang telah dutanam orang tua dahulu. Sekarang banyak anak-anak muda terbawa oleh pergaulan yang kurang pas, kebisaan yang dari Jakarta misalnya yang kurang baik dilakukan di rumah. Ini kan kalau tidak kita ingatkan akan berdampak tidak baik terutama terhadap diri sendiri,“ katanya.
Untuk itu, lanjut Agus, moment halal bi halal ini, juga sebagai ajang muhasabah bagi siapapun agar kita di tahun yang akan datang mengalami peningkatan, seperti pada syawal ini, Syawal kan artinya peningkatan, jadi peningkatan kualitas diri memang harus dimulai dari detik ini juga.
Dalam kesempatan itu didaulat sebagai pembicara adalah wakil rais syuriyah PCNU Kabupaten Brebes, Syekh Soleh Basalamah. Ia mengingatkan warga agar menjaga akidah ahlussunah waljamaah dengan baik. “NU adalah pelopor perjuangan ahlussunnah wal jama’ah maka NU juga harus dijaga dengan baik,” tutur kiai yang disepuhkan itu.
Sembari mengingatkan, Syekh Soleh Basalamah menyatakan, ada hal yang serius mesti dilakukan oleh umat Islam yaitu harus dekat dengan ulama, karena menurutnya ulama merupakan sumber ilmu pengetahuan dan penuntun umat.
“Coba banyangkan betapa suramnya dunia ini tanpa ilmunya ulama, hadist telah menjelaskan ulama adalah penerus nabi, jadi jangan sampai lepas dengan ulama,” tuturnya.
Syekh Soleh yang merupakan pengasuh pondok Pesantren Darussalam Jatibarang Brebes juga memberikan pengertian tentang arti pentingnya halal bihalal, jadi bukan hanya sekedar bertemu tetapi bagiman perttemuan itu bernuansa ibadah, sungguh mulianya jika kita saling maaf memaafkan antar umat manusia, jadi umat harus saling bersatu padu, jangan ada permusuhan yang akan membawa petaka.
“Jangan lupa sholawat, karena solawat merupakan kunci kita dekat dengan nabi yang mulia,“ ingatnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
3
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
4
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
5
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
6
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
Terkini
Lihat Semua