Penguatan Aswaja Jadi Rangkaian Harlah Muslimat Kudus
NU Online · Senin, 25 Maret 2013 | 02:07 WIB
Kudus, NU Online
Pimpinan Cabang Muslimat NU Kudus menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka peringatan hari lahir (Harlah) ke-67 Muslimat.<>
Jum’at (23/3) kemarin, Pimpinan Cabang Muslimat NU Kudus, menggelar seminar penguatan Aswaja yang bertempat di SD Unggulan Muslimat NU Kudus.
Koordinator Nasional Densus 26 Umaruddin Masdar, di depan peserta seminar yang sebagian besar pengurus Muslimat, guru PAUD, TK dan RA Muslimat se Kudus itu, menyebutkan beberapa alasan mengikuti NU dan seluruh tradisi keilmuan dan keagamaannya.
Ia mengatakan menjadi warga NU berarti mengikuti tuntunan agama yang asasi yakni memuliakan ulama.Selain itu, bisa belajar dan mengambil ilmu agama yang otentik dan asli kepada yang benar-benar ahlinya (ulama).
“Melalui NU kita bisa bersama ulama dan sholihin memahami dan menjalankan Islam secara kaffah,” tandas Umar seraya mengutip dalil Al Qur’an dan Hadits.
Sekarang ini, terang Umar, beragam bentuk ancaman dan tantangan telah mengancam amaliah ahlussunnah Wal jamaah. Diantaranya, ummat dibuat ragu terhadap ulama dan ajaran /amaliah keagamaannya sendiri.
“Ada juga amaliah-amaliah NU dibd’ahkan,disesatkan,diharamkan, dimusyrikkan bahkan dikafirkan. kita harus waspada ini semua,” tegasnya.
Tidak hanya itu, sebagian besar kitab-kitab ulama klasik banyak dipalsukan. Masjid-masjid NU berusaha direbut dan diganti oleh kelompok wahabi dengan mengganti keta’mirannya.
“Termasuk pula, mereka memberikan bantuan-bantuan ekonomi kepada warga NU dan menyusupi ajaran mereka di sekolah-sekolah umum.” ujar Umarudin.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Umar mengajak untuk selalu mempunyai keyakinan seraya teguh melaksanakan amalan-amalan Aswaja yang dianut oleh Nahdlatul Ulama.
“Kita harus teguh dan kuat menjalankan tradisi amalan-amalan NU dengan menunjukkan ciri khas yang sesuai ajaran Aswaja dan NU,” tegasnya lagi.
Sementara itu beberapa kegiatan yang terselenggara dalam rangkaian peringatan Harlah ke-67 Muslimat NU antara lain, lomba mars Muslimat dan administrasi, lomba anak-anak Tk/PAUD Muslimat, pelayanan KB Gratis, Manaqiban dan ziarah ke makam tokoh Muslimat dan NU.
Puncak acara pengajian umum dengan menghadirkan Mustasyar PBNU KH. Sya’roni Ahmadi dan Ketua Umum PP Muslimat Hj.Khofifah Indar Parawansa pada Jum’at, 29 Maret mendatang.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Qomarul Adib
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua