Kegiatan Jalan Sehat Sarungan dalam rangka peringatan Hari Santri 2024 di Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Ahad (27/10/2024). (Foto: M Faizin)
Muhammad Faizin
Penulis
Bandarlampung, NU Online
Bertepatan dengan momentum Hari Santri di bulan Oktober 2024, Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Lampung Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pesantren di Lampung disahkan.
Hal ini dikatakan Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, sesaat sebelum melepas para peserta Jalan Sehat Sarungan dalam rangka peringatan Hari Santri 2024 di Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Ahad (27/10/2024).
"Alhamdulillh, berkat doa para kiai, para santri semuanya Peraturan daerah atau Perda Pondok Pesantren di Provinsi Lampung, alhamdulillah selesai. Dan tepat waktu hadiah bagi Hari Santri kali ini," katanya.
Menandai kado istimewa bagi pesantren ini, Samsudin menyerahkan langsung dokumen fisik Perda Pondok Pesantren tersebut kepada Ketua PWNU Lampung H Puji Raharjo yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.
"Saya serahkan Perda ini kepada Ketua PWNU Lampung dan berharap adanya masukan dari PWNU dalam penyusunan Peraturan Gubernur untuk mengimplementasikan Perda Pesantren ini,” katanya.
Penerbitan Perda yang beberapa waktu sebelumnya sempat mandek ini menurut Samsudin merupakan komitmen Pemerintah dalam mendukung pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis agama yang memberi sumbangsih besar pada pembangunan.
Untuk menindaklanjuti Perda ini, ia berharap kepada stakeholder terkait untuk segera menyusun konsep Peraturan Gubernur (Pergub) agar implementasi Perda bisa berjalan dengan baik.
Sementara H Puji Raharjo menyambut baik penerbitan Perda ini dan akan langsung melakukan sosialisasi ke masyarakat. Hal ini ditujukan agar masyarakat khususnya insan-insan pesantren di Lampung memahami benar tentang Perda serta paham hak dan kewajibannya.
Keberadaan Perda ini menurutnya tentu memperkuat pesantren di Lampung dalam menjalankan misi pendidikan dan dakwah.
“Perda ini memberi dasar hukum yang lebih kuat bagi pondok pesantren untuk berkembang dan bersinergi dengan pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
“Ini adalah langkah nyata pemerintah dalam mendukung pesantren dan kami di NU akan selalu mendukung kebijakan yang membawa manfaat bagi umat,” ujarnya.
Acara jalan sehat tersebut dihadiri oleh keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Lampung, PWNU Lampung, Ketua FKPP, Ketua MP3I Lampung, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Rektor Universitas Islam Annur, Pj Wali Kota Bandar Lampung, serta ribuan santri dari berbagai pesantren se-Lampung.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua