Peringati Harlah NU, MWCNU Panti Gelar Khitanan Massal
NU Online · Selasa, 28 Mei 2013 | 05:41 WIB
Jember, NU Online
Dalam rangka memperingati Harlah ke-90 NU, Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Panti, Jember menggelar khitanan massa yang dipusatkan di Pesantren Subulus Salam, Desa Suci, Kecamatan Panti, diikuti 106 peserta dengan melibatkan lima tenaga medis.<>
Ketua MWCNU Panti Muhammad Rofiq mengatakan, khitanan massal tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial NU terhadap lingkungan masyarakat. “Kita selalu berusaha peduli dengan kondisi yang ada. Karena kebetulan Panti membutuhkan khitanan massal ,ya kita lakukan itu,” tukasnya, dalam kegiatan Ahad (26/5) kemarin.
Rofiq menambakan, para ketua MWCNU Jember telah berkomitmen untuk memberi perhatian lebih terhadap masalah sosial. Dikatakannya, saat ini yang paling dibutuhkan warga, bukan cuma dakwah dan kegiatan keagamaan tapi kegiatan sosial, terutama yang terkait dengan pengurangan beban hidup masyarakat. “Kalau kapan hari di Kaliwtes, ada puting beliung, MWCNU urunan dan berusaha mencarikan bantuan agar bisa disumbangkan kepada korban,” jelasnya.
Rais Syuriyah PCNU Jember KH. Muhyidin Abdusshomad dalam pengarahannya berharap agar ke depan, NU tidak hanya giat di bidang agama tapi juga menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan. “Khitanan massal, mengupayakan sumbangan korban banjir dan sejenisnya, perlu kita pikirkan ke depan,” ujarnya.
Khitanan massal itu sendiri adalah hasil kerjasama antara MWCNU Panti dan Grebek Sedekah, sebuah forum yang digagas oleh para Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Selain KH Muhyiddin, Wakil Katib Syuriyah PCNU Jember, KH Dawam Wahid juga hadir bersama hampir 1000 undangan yang lain .
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Aryudi A. Razak
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
3
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
4
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
5
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
6
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
Terkini
Lihat Semua