Pesantren Al-Hidayat Lampung Tuan Rumah Rapimnas LTM PBNU
NU Online · Ahad, 9 November 2014 | 07:07 WIB
Gunung Sugih, NU Online
Selama dua hari, Sabtu-Ahad (8-9/11) Pondok Pesantren Al Hidayat Gerning, Pesawaran, Lampung menjadi tuan rumah Rapimnas Lembaga Ta’mir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) Regional provinsi Lampung. <>
“PCNU Lampung Tengah juga mendapat undangan dari LTM PBNU. Sesuai dengan undangan yang diterima masing-masing PCNU mengirimkan lima peserta Rapimnas, yang terdiri Rais Syuriyah, Ketua Tanfidziyah, Sekretaris Tanfidziyah, Ketua LTM dan Sekretaris,” ujar Aminan, sekretaris PCNU Lampung Tengah.
Kegiatan Rapimnas LTM PBNU Regional Provinsi Lampung akan diisi dengan materi yang sangat dibutuhkan lapisan masyarakat nahdliyyin saat ini, khususnya di provinsi Lampung.
Pada hari pertama, peserta dibekali materi revitalisasi peran masjid dalam membangun peradaban umat, Sosialisasi program umroh LTM-PBNU, Fund Rising – Gerakan Infaq Shadaqah Memakmurkan Masjid (GISMAS), Upaya kementerian agama dalam memakmurkan masjid.
Hari kedua, adalah presentasi program LTM PBNU, peta dan potensi gerakan terorisme dan radikalisme atas nama agama di provinsi Lampung, menjadikan masjid sebagai benteng pertahanan NKRI, dan ditutup dengan pengarahan ketua PBNU.
Para pemateri yang mengisi Rapimnas LTM PBNU Regional Provinsi Lampung antara lain KH. Abdul Manan A. Ghani (Ketua umum LTM PBNU), H. Luthfi Hermawansyah (Jakarta), H. Moh. Mansyur Syaerozi (Wakil Ketua LTM PBNU & praktisi bisnis), Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Polda Lampung, dan Pangdam II Sriwijaya. (Akhmad Syarief Kurniawan/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua