Banda Aceh, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU Aceh bersama Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengadakan workshop peranan ulama dalam pembangunan keluarga sakinah bagi ulama Dayah se-Aceh di Aula The Pade Lampeunurut, Banda Aceh, Sabtu (8/11) kemarin.<>
Ketua koalisi Indonesia untuk kependudukan Sony Harry B. Harmadi dalam sambutannya mengatakan, jumlah penduduk harus dikendalikan karena saat ini penduduk Indonesia sudah mencapai dua ratus juta jiwa. Lima puluh persen penduduk ASEAN adalah penduduk Indonesia.
Kepala BKKBN Perwakilan Aceh, M. Natsir Ilyas menyayangkan ilmu keluarga atau membina keluarga itu tidak diajarkan di sekolah maupun di universitas. Maka peran ulama dalam menyampaikan pelajaran mengenai pembinaan keluarga sakinah di tengah masyarakat sangat penting.
Workshop peranan ulama dalam pembangunan keluarga sakinah ini diikuti sekitar 50 (lima puluh) ulama dayah NU Aceh.
Ketua PWNU Aceh Tgk. H. Faisal Ali mengatakan, pihaknya sangat mendukung program pemerintah dalam mensosialisakan keluarga berencana.
Tgk. H. Faisal Ali yang juga wakil ketua MPU Aceh itu menambahkan, apapun program yang ingin dijalankan di Aceh, atau dimana pun, harus melihat budaya, kebiasaan dan Adat masyarakat tersebut.
"Program yang ingin dijalankan harus melihat dan memahami masyarakat daerah tersebut. Apabila kita bisa memahami budaya dan adat masyarakat di daerah tersebut, maka program itu bisa berjalan sesuai dengan yang di ingin kan dan hasil pun akan sesuai dengan harapan.”
“Pelajari dulu adat, kebiasaan dan budaya masyarakat tersebut, maka program tersebut akan mudah diterima oleh masyarakat kita. Apalagi kita di Aceh ini mempunyai kekhususan di semua lini,” tuturnya. (Ismi Amran/Anam)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua