PWNU Aceh: Kasus Aceh Singkil, Pemerintah Harus Tegas
NU Online · Selasa, 20 Oktober 2015 | 11:59 WIB
Banda Aceh, NU Online
Pengurus Pimpanan Wilayah Nahdhalatul Ulama (PWNU) Aceh mengunjungi korban yang mengalami luka tertembak dalam bentrok massa pada Selasa (13/10/2015) yang lalu, terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, dirujuk ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh. Korban bernama Uyung (27) ini merupakan warga Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil.
<>
"Kita datang ke sini untuk mengunjungi korban dengan tujuan untuk menghibur dan memberi dukungan kepada mereka. Bahwa, kita juga bagian dari sesama yang seagama, seiman dan satu aqidah," ujar Tgk. H. Faisal Ali Ketua PWNU Aceh, disela-sela membezuk, Ahad (18/10/2015).
Tgk. H. Faisal Ali yang juga Pimpinan Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah Aceh ini mengatakan, masalah pendirian rumah ibadah di Aceh Singkil bukan masalah baru, tapi masalah lama. Akan tetapi, pemerintah setempat tidak tegas dalam menertibkan gereja ilegal.
"Rumah Ilegal tidak diselesaikan dengan cepat, ini sudah masalah bertahun-tahun berawal dari pemerintah kurang tanggap dan serius," jelasnya.
Menurut Tgk. H. Faisal Ali, bahwa bentrokan yang terjadi dan pembakaran rumah ibadah milik umat Khatolik, "Bukan murni kesalahan umat Islam, tapi pemerintah tidak tegas." (Indra/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
6
KH Afifuddin Muhajir: Mekanisme Pemilihan Pemimpin, Apakah Harga Mati atau Beradaptasi?
Terkini
Lihat Semua