Ramadhan, PNS Wajib Tadarrus dan Ikuti Kajian Islam
NU Online · Jumat, 12 Juli 2013 | 07:08 WIB
Probolinggo, NU Online
Aula “Al-Ikhlas” Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo pada hari pertama pelaksanaan ibadah puasa berbeda dengan hari biasanya. Pasalnya, semua karyawan kantor tersebut diwajibkan mengikuti tadarus dan kajian ilmiah.<>
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Wafi kepada NU Online, Kamis (11/7) mengatakan kegiatan tadarus dan kajian ilmiah ini memang sengaja dilakukan oleh Kemenag setiap bulan suci Ramadhan.
“Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan dari lembaga ini, mengingat lembaga ini merupakan lembaga yang bernafaskan Islam,” ungkapnya.
Kegiatan tadarus bersama seluruh karyawan ini dilaksanakan sehabis melaksanakan sholat Dhuha berjamaah. Tadarus ini berlangsung selama satu jam mulai pukul 08.00 hingga 09.00. Sedangkan untuk kajian ilmiahnya dilaksanakan sehabis sholat Dzuhur selama satu jam.
“Kegiatan ini dilaksanakan oleh semua karyawan Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo tanpa terkecuali. Baik Kepala maupun staf masing-masing seksi. Kegiatan ini akan berlangsung setiap hari selama bulan suci Ramadhan,” jelasnya.
Sementara Kepala Seksi Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Atok Illah mengatakan kegiatan tadarus ini dilakukannya agar senantiasa mendapatkan keutamaan di bulan yang penuh keagungan Allah.
“Jadi untuk mendapatkannya umat Islam harus berlomba-lomba dengan mengamalkan ibadah kebaikan. Termasuk dengan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an,” tegasnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua