Daerah

Ribuan Santri di Wonosobo Ikuti Festival Yanbu’a

NU Online  ·  Senin, 5 Maret 2018 | 09:00 WIB

Wonosobo, NU Online
Ribuan Santri Taman pendidikan Al-Qur’an, majelis taklim, madrasah diniyah se-Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah memadati Alun-alun serta Gedung Adipura Wonosobo, guna mengikuti pawai ta’aruf dalam rangkain Festival Yanbu’a 2018, Ahad (4/3).

Para santri dari berbagai penjuru Wonosobo dari lembaga pendidikan yang menggunakkan metode Yanbu’a (Thoriqoh Baca Tulis dan Menghafal Al-Qur’an) tengah melaksanakan kegiatan tahunan, Festival Yanbu’a.

Festival Yanbu’a yang menjadi agenda rutin Lajnah Muroqobah Yanbu’a (LMY) Wonosobo kali ini berlangsung sangat meriah terlihat dari antusias para santri berkumpul berbondong-bondong padati halaman Gedung Adipura Wonosobo.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan yalal wathon masih istiqomah dilantunkan dalam pembukaan festival kali ini.
Dalam sambutannya, Ustadz Saifudin menuturkan, peradaban akan terangi Al-Qur’an manakala ada pembelajaran Al-Qur’an. Jadi belajar Al-Qur’an adalah membangun peradaban.

Dalam festival kali ini juga diadakan peluncuran buku menulis arab pegon dari santri TPQ. Kegiatan ini merupakan menifestasi kecintaan kita terhadap Al-Qur’an dan sekaligus tanggung jawab kepada umat Islam serta bangsa indonesia dalam membangun generasi yang unggul.

“Ngaji adalah berperadaban, berperadaban berarti keren, maka ngaji itu keren,” imbuh koordinator Festival sebelum menutup sambutannya.

Acara pawai ta’aruf santri keliling kota Wonosobo dan parade kesenian dibuka oleh Habib Aqil Ba’abud dan Kiai Muhadlir yang rawuh ditengah tengah para santri dengan doa dan pembukaan simbolis dengan melepas burung merpati.

Kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir dari beberapa rangkaian acara Festival Yanbu’a tahun ini setelah halaqoh dan musabaqoh. (Red: Fathoni)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang