Daerah

Santri Teguh Menjaga Moral Bangsa

NU Online  ·  Kamis, 24 Mei 2012 | 10:09 WIB

Purworejo, NU Online
Santri merupakan aset penting yang dimiliki bangsa Indonesia. Sebagai generasi muda bangsa yang teguh dalam mengawal moral dan akhlak, santri dituntut untuk meningkatkan peran dan kapasitasya sehingga selalu bisa bersinergi dengan perubahan zaman. 
<>
Demikian dikatakan ketua PC IPNU Kabupaten Purworejo A. Naufa Khoirul Faizun dalam pembukaan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), yaitu semacam pelatihan singkat tentang organisasi dan ke-NU-an, yang diikuti Santri perwakilan pesantren se-Kabupaten Purworejo. Hadir dalam pembukaan acara tersebut, KH Dawud Mukhlas, Perwakilan Kemenag Purworejo serta Aniroh selaku ketua PC IPPNU Purworejo.

Kegiatan yang digelar pada Kamis – Jum’at(17-18/05) lalu di Pondok Pesantren API Winong Kemiri Purworejo tersebut diikuti oleh 59 Santri. Dalam sambutannya, KH Nasihin Hamid selaku Shahibul Bait mengaku senang dengan kegiatan tersebut. 

“Saya kurang faham dengan seluk beluk organisasi ketika pertama kali berada di struktural NU. Dengan adanya kegiatan ini, saya menyambut baik niat rekan dan rekanita IPNU-IPPNU Purworejo untuk memberdayakan santri. Ke depan, kader IPNU yang santri tulen bisa menuju syuriah sedangkan yang berlatar pendidikan umum sebagai tanfidziyah sehingga ada sinergi,” ungkap Katib Syuriyah NU Purworejo tersebut.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, panitia mendatangkan sejumlah narasumber yang berkompeten dibidangnya. Adapun narasumber yang didatangkan diantaranya: Mahsun (Katib syuriyah NU Magelang), Agus Muhammad Adi Al-Hamro (generasi muda NU Purworejo), Ust. Fauzin Jamil (Sejarahwan) dan Puji Astuti (mantan ketua PC IPPNU Kabupaten Purworejo). 

Menurut Wahid Hasyim selaku ketua panitia, para narasumber tersebut didatangkan untuk menggembleng dan memberi “pemahaman baru” kepada para santri. “Kami selaku panitia berharap ilmu dari para narasumber tersebut bisa menginspirasi bagi para santri untuk lebih giat dalam belajar dan berkarya” tandasnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Sebagai refresh, pada akhir acara diadakan out bond oleh Tim Fasilitator IPNU-IPPNU Cabang Purworejo. Dalam out bond tersebut, para santri diberi tantangan beberapa games yang menarik dan memiliki pesan membangun kebersamaan. Siti Ruqoyah, salah satu peserta kegiatan tersebut mengaku senang dan merasa tertantang untuk berorganisasi. 

“Kegiatan ini sangat menarik, karena selain mendapat ilmu saya juga mendapat pengalaman baru dengan teman-teman berbagai pesantren dalam out bond yang seru” ungkap santri putri asal Gintungan Gebang tersebut.



Redaktur: Mukafi Niam

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang