Satkorcab Banser Demak Dirikan Posko Lebaran
NU Online · Kamis, 16 Juli 2015 | 09:03 WIB
Demak, NU Online
Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Demak membangun posko lebaran guna membantu pemudik dan pengamanan menjelang maupun pasca lebaran. Mereka pada lebaran 1436 H tahun ini membangun beberapa posko di dua titik rawan kemacetan di Demak.
<>
Kepala Satkorcab Banser Demak Mustain kepada NU Online di posko mengatakan, posko bantuan ditempatkan di Mranggen, batas kota Demak tepatnya depan markas Banser Katonsari Demak, dan jantung kota kecamatan Mranggen yang dinilai sangat membutuhkan bantuan Banser.
“Kami coba membantu para pemudik agar lebih nyaman dan aman dalam menempuh perjalanan mudik maupun balik Lebaran Idhul Fitri 1436 H tahun ini,” terang Mustain di posko, Rabu (15/7) siang.
Selain dalam membantu arus perjalanan mudik maupun balik, posko Banser yang didirikannya juga membantu antisipasi kegiatan malam takbiran khususnya membantu arus lalu lintas maupun keamanan dari hal yang tidak diinginkan.
“Malam takbiran nanti merupakan kerja berat bagi sahabat-sahabat Banser, dari lalu lalangnya kendaraan mudik, takbiran, maupun perjalanan keluarga yang akan bersilaturahmi lebaran, belum lagi jika terjadi gesekan antarrombongan takbiran, di sinilah diperlukan kesigapan anggota Banser,” tegas Mustain.
Menurut rencana, posko pengamanan ini akan berakhir pada H+7 Lebaran. Setiap hari sebanyak 10 personel Banser bertuga di posko. Sedangkan malam takbiran, jumlah personel yang diturunkan akan ditambah sesuai kebutuhan. (A Shiddiq Sugiarto/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
2
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
6
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
Terkini
Lihat Semua