Sekolah Kader Putri Tingkatkan Daya Baca Kritis Kopri PMII Unisma
NU Online · Selasa, 17 Maret 2020 | 10:45 WIB
Kegiatan yang di ikuti 75 peserta ini benar-benar dimotivasi oleh sejumlah senior Kopri PMII yang tampil sebagai pemateri. Materi-materi yang disampaikan selain bersifat ke-PMII-an, ke-NU-an, juga yang tidak kalah penting adalah materi bertema kesetaraan gender atau yang dikenal dengan Pengarusutamaan Gender (PUG).
Pemateri Eka Fatmawati M Rubawange yang menyajikan materi Pengarusutamaan Gender (PUG), memaparkan secara rinci materi PUG yang dimulai dari pengertian, dasar pemikiran lahirnya PUG, maksud, tujuan, dan fungsi PUG, dan penyelengaraan PUG di daerah yang berada di bawah tanggungjawab Gubernur, Bupati, Wali Kota dan Kepala SKPD.
"Masukan tersebut sangat diharapkan oleh pemerintah, agar dapat terserap masuk dalam kebijakan atau program yang berperspektif gender yang tertuang dalam Rentsra dan Rencana Kerja setiap SKPD di daerah," ungkap Eka.
Tujuan dari penyampaian materi PUG ini, menurut Eka yang juga mantan Komisioner Panwaslu Kabupaten Malang ini, untuk meningkatkan daya baca kritis peserta terhadap sejumlah permasalahan ketidaksetraan gender yang terjadi disekitar tempat tinggal atau pun dimana saja kita berada.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua