Semarak Ramadhan di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan
NU Online · Senin, 30 Juni 2014 | 02:24 WIB
Probolinggo, NU Online
Dalam rangka untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1435 H, Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo telah mengagendakan berbagai kegiatan. Kegiatan selama sebulan Ramadhan dipamungkasi shalat Idul Fitri 1 Syawal 1435 H.<>
Sekretaris Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah Moh. Nurul Yakin mengungkapkan, selain melibatkan jamaah, semarak Ramadhan di masjid di sebelah barat Alun-alun Kota Kraksaan itu juga melibatkan kepala-kepala SKPD dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Probolinggo.
“Intinya kami menginginkan agar semua lapisan masyarakat dan pejabat bisa terlibat untuk bersama-sama menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1435 H. Pengurus Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan hanya sebatas memfasilitasi saja,” ungkapnya, Ahad (29/6).
Sebagai agenda harian, panitia menggelar pengajian menjelang berbuka puasa tiap pukul 16.30 WIB. Pengajian ini akan diisi para kiai dan instansi di lingkungan Kabupaten Probolinggo dengan tema yang bergantian setiap harinya. “Di saat bersamaan digelar pula ta’jil (buka puasa) bersama,” jelasnya.
Malam harinya digelar shalat tarawih, dimulai pukul 19.00 WIB. Usai tarawih dilanjutkan dengan tadarus Al Qur’an. Usai shalat shubuh digelar pengajian Ba’da Shubuh, yang diisi para kiai di Kota Kraksaan.
Di samping itu kata Nurul Yakin, setiap Ahad pukul 09.00 WIB digelar Khotmil Qur’an Muslimat oleh hafidzah dan jamaah Muslimat NU. Sementara pada malam 17 Ramadhan akan digelar Khotmil Qur’an bil Ghoib dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an.
“Masjid Agung Ar-Raudlah juga melayani penerimaan dan penyaluran zakat. Untuk penerimaan zakat dilakukan tanggal 1-27 Ramadhan. Sedangkan penyalurannya akan dilakukan 28 Ramadhan. Penerimaan dan penyaluran zakat ini akan ditangani LAZIS Ar-Raudlah,” terangnya.
Pada 28 Ramadhan, Masjid Agung Ar-Raudlah akan menggelar Khotmil Qur’an dengan ta’mir dan jamaah rutin khataman Al Qur’an. “Beragam kegiatan ini diakhiri dengan shalat Idul Fitri bersama pada tanggal 1 Syawal 1435 H,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Anam)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua