Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, NU Care-LAZISNU Bangun Mushala dan Pesantren di Bener Meriah, Aceh
NU Online · Ahad, 17 Mei 2026 | 13:00 WIB
Peletakan batu pertama Program Rehabilitasi Bencana Sumatra di Bener Meriah, Aceh, Kamis (14/5/2026). (Foto: NU Care-LAZISNU)
Wahyu Noerhadi
Kontributor
Bener Meriah, NU Online
NU Care-LAZISNU melaksanakan Program Rehabilitasi Bencana Sumatra di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Program tersebut diwujudkan melalui peresmian bantuan rehabilitasi Mushalla Nurul Iman dan Huntara Tunyang serta peletakan batu pertama pembangunan dua dayah atau pesantren terdampak bencana pada 13–14 Mei 2026.
Program hasil kolaborasi dengan PT Indomarco Prismatama ini menjadi bagian dari penyaluran donasi pelanggan Indomaret yang dikelola secara transparan dan akuntabel oleh NU Care-LAZISNU untuk mempercepat pemulihan fasilitas sosial, keagamaan, dan infrastruktur masyarakat pascabencana.
Peresmian bantuan dilaksanakan di Mushalla Nurul Iman dan Huntara Tunyang pada Rabu (13/5/2026). Bantuan difokuskan pada perbaikan infrastruktur vital dan fasilitas keagamaan agar aktivitas sosial dan ibadah masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.
Perwakilan NU Care-LAZISNU, Elina Dian Karmila, menegaskan bahwa program rehabilitasi tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata.
“Rehabilitasi ini bukan sekadar membangun fisik bangunan, tapi membangun kembali harapan. Kerja sama dengan Indomaret ini mencakup aspek infrastruktur yang kami harapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kemaslahatan umat di wilayah Sumatra, khususnya di Kabupaten Bener Meriah ini,” ujarnya.
Peletakan batu pertama dua dayah
Selain meresmikan rehabilitasi mushala, NU Care-LAZISNU dan Indomaret juga menggelar prosesi peletakan batu pertama pembangunan di dua dayah terdampak bencana, yakni Dayah Tauthiyatul Mubtadi As-Sufiah dan Dayah Nurul Islam Al Aziziyah pada Kamis (14/5/2026).
Elina menyampaikan bahwa sinergi tersebut menjadi langkah nyata untuk memulihkan kehidupan masyarakat terdampak bencana secara berkelanjutan.
“Kami memastikan seluruh proses pembangunan memenuhi standar teknis yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Elina.
Ia menambahkan, tim teknis di lapangan juga memastikan spesifikasi bangunan disesuaikan dengan standar keamanan dan ketahanan gempa guna memitigasi risiko bencana di masa mendatang.
Dirinya berharap Program Rehabilitasi Bencana Sumatera 2026 dapat selesai sesuai jadwal sehingga fasilitas yang dibangun segera dimanfaatkan masyarakat.
“Sehingga fasilitas yang dibangun segera dapat digunakan kembali oleh masyrakat untuk menunjang aktivitas keagamaan, sosial dan ekonomi,” harapnya.
Perwakilan Manajemen Indomaret Cabang Aceh, Edi Setiawan, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu masyarakat bangkit dari masa sulit akibat bencana.
Edi Setiawan menyebut Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu wilayah prioritas karena masih tingginya kebutuhan rehabilitasi infrastruktur pascabencana.
“Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu titik fokus kami, karena urgensi kebutuhan infrastrukturnya. Kami berterima kasih kepada para pelanggan Indomaret yang telah ikut berkontribusi melalui program donasi ini,” ungkapnya.
Pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pelanggan setia Indomaret yang telah berpartisipasi.
"Melalui NU Care-LAZISNU, kami memastikan amanah dari donasi pelanggan tersalurkan tepat sasaran, khususnya bagi saudara-saudara kita di Bener Meriah, Aceh yang membutuhkan sarana prasarana yang lebih layak pascabencana,” ujar Edi.
Prosesi groundbreaking tersebut turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, jajaran pengurus Muslimat dan Fatayat NU setempat, Danramil, serta tokoh masyarakat di Kabupaten Bener Meriah.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
Terkini
Lihat Semua