Blora, NU Online
Sekolah Menengah Kejuruan NU Kunduran Blora Jawa Tengah, melakukan terobosan baru yaitu membuka jurusan Farmasi. Jurusan tersebut untuk menampung lulusan SMP/MTs yang ada di wilayah Kabupaten Blora bagian barat, Kabupaten Grobogan bagian timur dan sebagian wilayah Kabupaten Pati bagian selatan.
<>
”Insya Allah, tahun ini SMK NU Kunduran bisa membuka jurusan Farmasi,” ujar Kepala SMK NU Kunduran, Drs Mohadi Said MpdI.
Mohadi, yang juga alumni pascasarjana Universitas NU Surakarta itu menambahkan, sebagai langkah awal pendirian jurusan baru tersebut, pekan lalu, pihak Dinas Pendidikan Blora sudah melakukan visitasi ke lapangan. Diharapkan, dalam waktu yang tidak lama lagi, izin operasional sudah bisa dikeluarkan.
Menurutnya, jurusan baru di bidang farmasi itu sebagai upaya menambah kemampuan warga yang ingin mempelajari ilmu farmasi. Rintisan menambah jurusan baru tersebut sudah menjadi keinginan yayasan sejak lama. Namun, karena berbagai pertimbangan, keinginan itu baru mulai diwujudkan tahun ajaran baru ini.
Dikatakan, SMK NU Kunduran yang dipimpinnya itu, kini memiliki siswa hampir 700 orang. Sehingga dengan penambahan jurusan baru tersebut, pihaknya berharap minat masyarakat yang akan menyekolahkan putra-putrinya ke SMK NU Kunduran akan makin bertambah.
SMK NU Kunduran, sebelumnya sudah memiliki beberapa jurusan. Seperti jurusan Sekretaris atau Administrasi Perkantoran. Kemudian jurusan Teknik Otomotif Sepeda Motor dan Teknik Komputer Jaringan.
"Dengan penambahan jurusan Farmasi, mudah-mudahan minat masyarakat yang ingin bersekolah di SMK NU Kunduran makin meningkat." (Sholihin Hasan/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Libur Sekolah Awal Ramadhan 18-20 Februari 2026
2
Disambut Ketum PBNU, Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU di Malang
3
Resmi Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus MUI Masa Khidmah 2025-2030
4
Data Hilal Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1447 H
5
Ratusan Ribu Warga Dikabarkan Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun NU di Malang
6
1.686 Warga Padasari Tegal Mengungsi, Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif
Terkini
Lihat Semua